Sebaliknya, Iran menyebut telah menangkap puluhan tersangka sabotase dan "mata-mata" yang diduga terkait dengan Israel sejak konflik dimulai. Pemerintah Iran menyebut ini sebagai pelanggaran keamanan terbesar sejak Revolusi Islam 1979.
Baca Juga: PM Australia Desak Komitmen AUKUS dan Stabilitas Indo-Pasifik di Hadapan Trump
Korban Sipil dan Dampak Ekonomi. Jumlah korban jiwa di Israel akibat serangan rudal Iran kini mencapai 24 orang, seluruhnya warga sipil. Di pihak Iran, sedikitnya 224 orang tewas, dan menurut pejabat Iran, sekitar 90% korban adalah warga sipil.
Media pemerintah Iran melaporkan bahwa Rumah Sakit Farabi di Provinsi Kermanshah turut terkena dampak serangan rudal, mengakibatkan kerusakan berat di sekitarnya.
Konflik ini juga mengguncang stabilitas ekonomi Iran. Nilai mata uangnya anjlok lebih dari 10% terhadap dolar AS sejak Israel memulai serangan. Di tengah situasi ini, harga minyak global yang sempat melonjak 7% pada Jumat mulai mereda pada Senin karena fasilitas produksi dan ekspor minyak belum terdampak langsung.
Baca Juga: Ketegangan Timur Tengah dan Pertemuan The Fed Bayangi Pasar, S&P 500 Futures Menguat Tipis
Ketegangan Global dan Respons Dunia. Ketegangan ini menjadi sorotan dalam pertemuan para pemimpin G7 di Kanada. Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan harapannya akan tercapai sebuah kesepakatan damai, meski situasi terus memburuk.
Iran menuduh Israel berusaha menghancurkan sekutu-sekutunya di kawasan, termasuk Hamas di Gaza dan Hizbullah di Lebanon, melalui pembunuhan sejumlah pemimpin senior mereka.
Baca Juga: Trump Setujui Akuisisi US Steel, Saham Nippon Steel Melonjak dan Cetak Rencana Investasi Jumbo
Warga Sipil Ketakutan: “Menakutkan dan Tidak Pasti”. Guydo Tetelbaun, seorang koki berusia 31 tahun yang tinggal di Tel Aviv, menggambarkan situasi saat rudal menghantam kotanya. “Menakutkan karena semuanya begitu tidak pasti. Ini bisa jadi awal dari masa panjang seperti ini, atau bisa jadi lebih buruk. Tapi yang paling menakutkan adalah ketidakpastian itu sendiri,” katanya setelah pintu tempat perlindungan di apartemennya jebol akibat ledakan.
Pasar populer Shuk HaCarmel yang biasanya dipadati pengunjung di Tel Aviv juga terkena dampak serangan.
Artikel Terkait
Presiden Prabowo Ambil Alih Sengketa 4 Pulau Antara Aceh dan Sumut, Keputusan Akan Diambil Pekan Depan
Yusril Beberkan Alasan Hambali Tak Diizinkan Kembali ke Indonesia Usai Bebas dari Penjara Guantanamo
Paris Airshow 2025 Dibuka di Tengah Duka Kecelakaan di India dan Ketegangan Timur Tengah
Rusia Serang Kilang Minyak Kremenchuk, Ukraina Kecam Serangan Brutal terhadap Infrastruktur Energi
Nissan Siap Kurangi Kepemilikan Saham di Renault, Fokus Kembangkan Kendaraan Baru
Trump Setujui Akuisisi US Steel, Saham Nippon Steel Melonjak dan Cetak Rencana Investasi Jumbo
Ketegangan Timur Tengah dan Pertemuan The Fed Bayangi Pasar, S&P 500 Futures Menguat Tipis
PM Australia Desak Komitmen AUKUS dan Stabilitas Indo-Pasifik di Hadapan Trump
Putin dan Erdogan Kutuk Serangan Israel ke Iran, Desak Gencatan Senjata Segera
Di Tengah Ketegangan dengan Israel, Iran Siapkan RUU Tinggalkan Perjanjian Nuklir