TAIPEI,METROSELEBES.COM-Taiwan dan China kembali terlibat dalam perseteruan narasi terkait sejarah Perang Dunia II yang berakhir 80 tahun lalu. Kedua pihak sama-sama mengklaim kebenaran sejarah, terutama mengenai status Taiwan setelah perang usai. Seperti dikutip dari Reuters pada Minggu (24/08/2025).
Baca Juga: Sekolah Rakyat Jadi Terobosan Baru Putus Mata Rantai Kemiskinan di Indonesia
Berikut rangkuman kronologi penting hubungan Taiwan, China, dan Jepang sejak abad ke-19 hingga masa kini:
1895 – Kekalahan Dinasti Qing dalam Perang Tiongkok-Jepang Pertama memaksa China menandatangani Perjanjian Shimonoseki, yang menyerahkan kedaulatan Taiwan kepada Jepang.
1911 – Dinasti Qing tumbang dalam revolusi. Setahun kemudian, berdirilah Republik China (ROC).
1927 – Partai Komunis China memulai pemberontakan terhadap pemerintah, menandai awal perang saudara di China.
1931 – Jepang menginvasi Manchuria, kawasan timur laut China.
Baca Juga: Kopdes Merah Putih Segera Nikmati Akses Pembiayaan Himbara
1936 – Pemimpin ROC, Chiang Kai-shek, diculik oleh dua jenderalnya sendiri untuk memaksanya bersekutu dengan Mao Zedong melawan Jepang, sehingga perang saudara untuk sementara dihentikan.
Artikel Terkait
Mentan Bandingkan Harga Beras Indonesia Dan Jepang, Titiek Soeharto Ingatkan Soal Pendapatan Per Kapita
Lisa Mariana Berniat Surati Ridwan Kamil Untuk Tes DNA Ulang di Singapura
Gubernur Sulawesi Selatan Minta Daerah Tunda Rencana Kenaikan Pajak
Video Immanuel Ebenezer Serukan Hukuman Mati Bagi Koruptor Viral Usai Ditangkap KPK
Ketua Komisi XI DPR Soal Tunjangan Rumah Rp50 Juta: Angkanya Ditentukan Menkeu, Kami Hanya Menerima
Dipuji Karena Tetap Diam Saat Anggota DPR Berjoget, Pasha Ungu Buka Suara Soal Momen Viral Di Sidang Tahunan MPR
Presiden Prabowo Copot Immanuel Ebenezer Dari Jabatan Wamenaker Usai Jadi Tersangka KPK
Ketua KPK Bantah Penangkapan Mantan Wamenaker Immanuel Ebenezer Terkait Pemerasan K3 Jadi Pengalihan Isu Kasus Lain
Kopdes Merah Putih Segera Nikmati Akses Pembiayaan Himbara
Sekolah Rakyat Jadi Terobosan Baru Putus Mata Rantai Kemiskinan di Indonesia