Inti berita:
• Spanyol memastikan gelar juara Piala Dunia 2026 setelah mengalahkan Argentina 1-0 melalui gol Ferran Torres di babak extra time.
• Spanyol juga mendominasi penghargaan individu FIFA dengan Rodri, Unai Simón, dan Pau Cubarsí sebagai peraih trofi terbaik.
MetroSelebes.com, NEW YORK - Langit New York New Jersey menjadi saksi lahirnya juara dunia baru. Setelah pertarungan sengit selama 120 menit di Stadion MetLife, Spanyol akhirnya mengangkat trofi Piala Dunia 2026 berkat kemenangan tipis 1-0 atas Argentina. Gol semata wayang Ferran Torres pada babak perpanjangan waktu memastikan La Roja meraih gelar dunia kedua dalam sejarah mereka sejak terakhir kali berjaya pada 2010.
Laga final berlangsung dalam tensi tinggi dengan Spanyol tampil lebih dominan sejak menit awal. Tim besutan Luis de la Fuente menguasai jalannya pertandingan melalui penguasaan bola mencapai 68 persen dan terus menekan pertahanan Argentina. Dari total 20 percobaan, 11 di antaranya mengarah ke gawang, sementara Argentina gagal mencatatkan satu pun tembakan tepat sasaran hingga pertandingan usai.
Momentum penentu datang setelah Argentina kehilangan Enzo Fernández yang diganjar kartu merah pada masa injury time babak kedua akibat pelanggaran keras terhadap Pau Cubarsí. Bermain dengan 10 pemain membuat tekanan terhadap Albiceleste semakin besar sebelum akhirnya Ferran Torres memecah kebuntuan pada menit ke-106 melalui penyelesaian akhir hasil umpan Nico Williams.
Baca juga: Patahkan Mimpi Argentina! Ferran Torres Antar Spanyol Juara Piala Dunia Lewat Drama Extra Time
Keberhasilan Spanyol tidak hanya berhenti pada trofi juara. Rilisan resmi FIFA juga menempatkan para pemain La Roja sebagai penguasa penghargaan individu. Rodri dinobatkan sebagai peraih Golden Ball atau pemain terbaik turnamen, Unai Simón membawa pulang Golden Glove sebagai kiper terbaik, sementara bek muda Pau Cubarsí terpilih sebagai Pemain Muda Terbaik berkat performa konsistennya sepanjang kompetisi.
Di sisi lain, Argentina harus menerima kenyataan pahit gagal mempertahankan gelar meski Lionel Messi kembali tampil impresif sepanjang turnamen. Kapten Albiceleste itu tetap mendapat apresiasi dengan meraih Silver Ball sebagai pemain terbaik kedua serta Silver Boot setelah mengoleksi delapan gol dan empat assist. Sementara Golden Boot menjadi milik Kylian Mbappé yang menutup turnamen dengan 10 gol bersama Prancis.
Pelatih Spanyol, Luis de la Fuente, memuji ketangguhan para pemainnya yang tetap sabar menghadapi rapatnya pertahanan Argentina hingga peluang emas akhirnya datang pada babak tambahan. Ia menyebut keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja keras seluruh tim sepanjang turnamen, bukan semata ditentukan oleh satu pertandingan.
Final Piala Dunia 2026 pun menutup perjalanan turnamen dengan lahirnya juara baru sekaligus dominasi Spanyol di panggung internasional. Selain membawa pulang trofi utama, La Roja menyapu mayoritas penghargaan individu FIFA, sedangkan Belanda dinobatkan sebagai penerima FIFA Fair Play Trophy atas catatan sportivitas terbaik selama kompetisi. (*)
(Key/Ade)
Artikel Terkait
Rekor Emas Mbappe Lewati Messi, tapi Tak Mampu Selamatkan Prancis dari Kekalahan 6-4
Listan Minta JFK Hormati Konsensus Provinsi Luwu Raya, Wacana Toraja Dinilai Berpotensi Picu Polemik
Merasa Dipermalukan di Depan Umum, Andi Arifuddin Bantah Tuduhan Ambil Parang Milik Warga di Kajang
Final Piala Dunia 2026 Bukan Sekadar Rebut Trofi, Spanyol dan Argentina Rekor Rivalitas Imbang, Siapa Ukir Sejarah?
Final Piala Dunia 2026 Memasuki Extra Time, Spanyol Gagal Pecahkan Tembok Argentina yang Bertahan dengan 10 Pemain