WASHINGTON,METROSELEBES.COM-Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali membuat gebrakan besar dengan serangkaian pemecatan yang memicu perdebatan nasional soal batas kekuasaan eksekutif. Dalam rentang tiga hari, Trump memecat Gubernur Federal Reserve Lisa Cook, Direktur Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Susan Monarez, serta regulator perkeretaapian Robert Primus. Seperti dikutip dari Reuters pada Sabtu (30/08/2025).
Baca Juga: AS Cabut Izin Samsung dan SK Hynix, Produksi Chip di China Terancam Terganggu
Langkah ini menunjukkan keinginan Trump untuk mengendalikan lembaga-lembaga yang selama ini dianggap independen dari pengaruh politik langsung. Para pakar menilai tindakan ini berpotensi mengguncang kepercayaan publik terhadap institusi yang diandalkan untuk memberi panduan profesional, terutama dalam kebijakan ekonomi dan kesehatan.
“Ini sesuatu yang baru — dan buruk — karena menunjukkan upaya pengambilalihan kekuasaan besar-besaran oleh presiden,” kata Max Stier, Presiden Partnership for Public Service, sebuah lembaga advokasi tata kelola pemerintahan. “Presiden memiliki banyak kekuasaan, tetapi tetap ada batas. Sayangnya, Presiden Trump tampaknya tidak mengakui batas-batas itu.”
Alasan di Balik Pemecatan
Baca Juga: DPR RI Berduka, Janji Kawal Keadilan Pasca Wafatnya Affan Kurniawan
Gedung Putih berdalih bahwa tindakan Trump masih berada dalam koridor hukum, dilakukan untuk menegakkan agenda politik yang diusungnya sejak kampanye. Monarez disebut dipecat karena menolak perubahan kebijakan vaksin yang dianggap tidak sesuai bukti ilmiah, sementara Primus dianggap tidak sejalan dengan agenda pemerintah setelah beberapa unggahan di media sosialnya dinilai kritis terhadap kebijakan Trump.
Kasus Lisa Cook lebih rumit. Administrasi Trump menuduhnya terlibat penipuan hipotek, tuduhan yang dibantah keras oleh Cook. Ia bahkan menggugat Trump dan Dewan Gubernur The Fed ke pengadilan, menyatakan pemecatannya tidak memiliki dasar hukum.
Langkah ini semakin kontroversial ketika Trump terang-terangan mengakui keinginannya untuk menguasai mayoritas kursi Dewan Gubernur The Fed, dengan tujuan mendorong penurunan suku bunga.
Baca Juga: Kakek Tua Terlempar Saat Tebang Kelapa, Video Viral Hebohkan Warganet
Artikel Terkait
Koperasi Jadi Pilar Ekonomi Baru, Potensi Besar di Sektor Pertanian hingga Digital
Pemerintah Gelontorkan 45 Ribu Ton Beras SPHP, Jaga Harga Tetap Stabil Hingga 2025
Digitalisasi Koperasi Desa Didorong Jadi Gerakan Hybrid Inklusif untuk Rakyat
Sri Mulyani Tegaskan: Pajak Penentu Indonesia Maju, Bukan Sekadar Kewajiban
Danantara Gelontorkan Rp1,5 Triliun Untuk Serap Gula Petani, Bapanas Ingatkan Soal Larangan Jual Di Bawah HAP
Mahfud MD Sindir Noel Ebenezer Yang Dulu Koar-Koar Koruptor Dihukum Mati, Kini Justru Tersandung Kasus
Penipuan Modus Kasihan di Parigi Moutong, Disebut Berulang Kali Lakukan Aksi
Kakek Tua Terlempar Saat Tebang Kelapa, Video Viral Hebohkan Warganet
DPR RI Berduka, Janji Kawal Keadilan Pasca Wafatnya Affan Kurniawan
AS Cabut Izin Samsung dan SK Hynix, Produksi Chip di China Terancam Terganggu