Trump Guncang Washington: Gelombang Pemecatan Pejabat Tinggi Picu Kekhawatiran Soal Batas Kekuasaan Presiden

photo author
Moh. Nurfiansyah, Metro Selebes
- Sabtu, 30 Agustus 2025 | 06:37 WIB
Presiden Amerika Serikat Donald Trump bereaksi selama rapat kabinet di Gedung Putih, Washington, D.C., Amerika Serikat, 26 Agustus 2025. Source FOTO: REUTERS
Presiden Amerika Serikat Donald Trump bereaksi selama rapat kabinet di Gedung Putih, Washington, D.C., Amerika Serikat, 26 Agustus 2025. Source FOTO: REUTERS

WASHINGTON,METROSELEBES.COM-Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali membuat gebrakan besar dengan serangkaian pemecatan yang memicu perdebatan nasional soal batas kekuasaan eksekutif. Dalam rentang tiga hari, Trump memecat Gubernur Federal Reserve Lisa Cook, Direktur Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Susan Monarez, serta regulator perkeretaapian Robert Primus. Seperti dikutip dari Reuters pada Sabtu (30/08/2025).

Baca Juga: AS Cabut Izin Samsung dan SK Hynix, Produksi Chip di China Terancam Terganggu

Langkah ini menunjukkan keinginan Trump untuk mengendalikan lembaga-lembaga yang selama ini dianggap independen dari pengaruh politik langsung. Para pakar menilai tindakan ini berpotensi mengguncang kepercayaan publik terhadap institusi yang diandalkan untuk memberi panduan profesional, terutama dalam kebijakan ekonomi dan kesehatan.

 

“Ini sesuatu yang baru — dan buruk — karena menunjukkan upaya pengambilalihan kekuasaan besar-besaran oleh presiden,” kata Max Stier, Presiden Partnership for Public Service, sebuah lembaga advokasi tata kelola pemerintahan. “Presiden memiliki banyak kekuasaan, tetapi tetap ada batas. Sayangnya, Presiden Trump tampaknya tidak mengakui batas-batas itu.”

 

Alasan di Balik Pemecatan

Baca Juga: DPR RI Berduka, Janji Kawal Keadilan Pasca Wafatnya Affan Kurniawan

Gedung Putih berdalih bahwa tindakan Trump masih berada dalam koridor hukum, dilakukan untuk menegakkan agenda politik yang diusungnya sejak kampanye. Monarez disebut dipecat karena menolak perubahan kebijakan vaksin yang dianggap tidak sesuai bukti ilmiah, sementara Primus dianggap tidak sejalan dengan agenda pemerintah setelah beberapa unggahan di media sosialnya dinilai kritis terhadap kebijakan Trump.

 

Kasus Lisa Cook lebih rumit. Administrasi Trump menuduhnya terlibat penipuan hipotek, tuduhan yang dibantah keras oleh Cook. Ia bahkan menggugat Trump dan Dewan Gubernur The Fed ke pengadilan, menyatakan pemecatannya tidak memiliki dasar hukum.

 

Langkah ini semakin kontroversial ketika Trump terang-terangan mengakui keinginannya untuk menguasai mayoritas kursi Dewan Gubernur The Fed, dengan tujuan mendorong penurunan suku bunga.

Baca Juga: Kakek Tua Terlempar Saat Tebang Kelapa, Video Viral Hebohkan Warganet

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Moh. Nurfiansyah

Sumber: Reuters

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X