Brasil Tolak Investigasi Dagang AS, Sengketa Mengarah ke WTO

photo author
Moh. Nurfiansyah, Metro Selebes
- Selasa, 19 Agustus 2025 | 16:29 WIB
Seorang prajurit pengawal presiden berdiri di Istana Planalto saat bendera Brasil berkibar di latar belakang, di Brasilia, Brasil, 31 Juli 2025. Source FOTO: REUTERS
Seorang prajurit pengawal presiden berdiri di Istana Planalto saat bendera Brasil berkibar di latar belakang, di Brasilia, Brasil, 31 Juli 2025. Source FOTO: REUTERS

BRASILIA/SAO PAULO, METROSELEBES.COM-Pemerintah Brasil resmi menyerahkan jawaban tertulis atas investigasi dagang sepihak yang diluncurkan Amerika Serikat, dengan menegaskan penolakan terhadap tuduhan sekaligus menggugat keabsahan penyelidikan tersebut.

Baca Juga: Meriahkan HUT RI Ke-80, Kapolda Sulteng Gelar Baksos Pertanian Dan Kesehatan Di Tamanjeka Poso

Dalam dokumen setebal 91 halaman yang dikirim pada Senin, Brasil menegaskan tidak mengakui otoritas Washington untuk melakukan investigasi di luar kerangka hukum Organisasi Perdagangan Dunia (WTO). Pemerintah menilai langkah AS itu bertentangan dengan prinsip perdagangan multilateral.

 

“Brasil kembali menegaskan sikap lama bahwa Section 301 merupakan instrumen sepihak yang tidak sejalan dengan aturan WTO,” demikian pernyataan resmi pemerintah.

Baca Juga: China Kembali Impor Kanola dari Australia Setelah Empat Tahun Terhenti

Investigasi tersebut diluncurkan pada Juli lalu berdasarkan Section 301 Trade Act of 1974, yang bertujuan menilai apakah kebijakan Brasil di bidang perdagangan digital dan tarif dianggap “tidak wajar, diskriminatif, serta membebani” kepentingan dagang AS.

 

Namun, Brasil menolak keras tuduhan itu, termasuk soal kebijakan di pasar etanol dan sistem pembayaran digital populer, Pix. Menurut pemerintah, kebijakan nasional tersebut tidak bersifat diskriminatif dan tidak merugikan perdagangan AS.

 

Sengketa dagang ini kian memperkeruh hubungan kedua negara. Sebelumnya, pemerintahan Presiden Donald Trump telah memberlakukan tarif impor sebesar 50% untuk sejumlah produk asal Brasil, sekaligus menjatuhkan sanksi terhadap seorang hakim Mahkamah Agung Brasil.

Baca Juga: Ramai Isu Kenaikan Gaji DPR, Puan Maharani Jelaskan Soal Kompensasi Uang Rumah

Sebagai respons, Brasil telah meminta konsultasi resmi di WTO terkait kebijakan tarif tinggi AS, dan kini memperluas perlawanan dengan menolak legitimasi investigasi sepihak Washington.

 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Moh. Nurfiansyah

Sumber: Reuters

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X