Target Energi Bersih 2030 Terancam, Siemens Desak Inggris Naikkan Kapasitas Lelang Angin Laut

photo author
Moh. Nurfiansyah, Metro Selebes
- Selasa, 3 Juni 2025 | 21:05 WIB
Pemandangan dari drone menunjukkan pabrik Siemens Gamesa di Hull, Inggris, 28 Mei 2025. Source FOTO: REUTERS
Pemandangan dari drone menunjukkan pabrik Siemens Gamesa di Hull, Inggris, 28 Mei 2025. Source FOTO: REUTERS

HULL,INGGRIS,METROSELEBES.COM-Siemens Energy menyatakan bahwa Inggris perlu mengamankan kapasitas baru pembangkit listrik tenaga angin lepas pantai dalam jumlah rekor pada lelang energi terbarunya jika ingin mencapai target energi bersih pada 2030. Hal ini disampaikan oleh Darren Davidson, Wakil Presiden Siemens Energy UK & Ireland, dalam wawancaranya dengan Reuters di pabrik turbin Siemens Gamesa di Hull, timur laut Inggris. Seperti dikutip dari Reuters pada Selasa (03/06/2025).

Baca Juga: Meta dan Energi Nuklir: Langkah Besar Teknologi Dunia yang Bisa Jadi Contoh untuk Indonesia

Inggris telah menetapkan energi angin lepas pantai sebagai pilar utama dalam upaya dekarbonisasi sektor kelistrikannya. Pemerintah menargetkan kapasitas sebesar 43 hingga 50 gigawatt (GW) pada akhir dekade ini, meningkat tajam dari sekitar 15 GW yang ada saat ini. Namun, laporan pemerintah pada November lalu menyebutkan bahwa target ini akan sulit dicapai tanpa langkah luar biasa.

 

Melalui skema lelang tahunan subsidi energi terbarukan, pemerintah menawarkan harga minimum yang dijamin untuk listrik yang dihasilkan—sebuah strategi untuk mendorong investasi swasta. Pada lelang terakhir (AR6), sebanyak 1,5 miliar poundsterling (sekitar 2,03 miliar dolar AS) disediakan, dengan lebih dari 5 GW kapasitas angin lepas pantai berhasil mendapatkan kontrak.

Baca Juga: Kesepakatan Nuklir Baru AS-Iran Terancam Gagal Jika Celah Pengawasan IAEA Tak Ditutup

“Untuk tetap berada di jalur menuju target 2030, kami perkirakan AR7 harus menghasilkan kontrak untuk setidaknya 6 GW kapasitas angin lepas pantai—angka tertinggi yang pernah ada,” jelas Davidson.

 

Rekor tertinggi sebelumnya dicapai dalam lelang AR3 pada tahun 2019, saat 5,46 GW kapasitas berhasil diamankan.

Baca Juga: Harga Minyak Naik Tipis di Tengah Ketegangan Geopolitik dan Pelemahan Dolar AS

Davidson berbicara dari pabrik turbin Siemens Gamesa di Hull, yang merupakan bagian dari bisnis energi angin milik Siemens Energy. Perusahaan ini telah memasang 10 GW turbin angin lepas pantai di sepanjang pesisir Inggris. Pabrik Hull sendiri, yang dibuka pada tahun 2016, kini mempekerjakan lebih dari 1.400 karyawan—termasuk 600 pegawai baru yang direkrut dalam setahun terakhir setelah kapasitas produksi pabrik ini meningkat lebih dari dua kali lipat.

 

“Lima tahun terakhir membuktikan bahwa ketika ada kepastian proyek yang jelas, kami memiliki keyakinan lebih besar untuk berinvestasi,” tambah Davidson.

Baca Juga: Ekspor Minyak Venezuela Stabil di Tengah Sanksi AS, Kiriman ke China Meningkat

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Moh. Nurfiansyah

Sumber: Reuters

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X