Sebelumnya, pada bulan Mei 2025, Israel juga telah meluncurkan beberapa serangan terhadap bandara internasional di Aleppo dan Damaskus.
Serangan-serangan tersebut membuat bandara ditutup sementara dan menyebabkan terganggunya jalur penerbangan sipil dan militer.
Kejadian ini menyoroti betapa rapuhnya keamanan di Damaskus, bahkan di area yang seharusnya menjadi kawasan teraman di ibukota Suriah.
Baca Juga: Amran Sulaiman Ungkap Modus Pengoplosan Beras, Kerugian Negara Capai Rp99 Triliun Per Tahun
Serangan udara yang begitu dekat dengan pusat pemerintahan menandakan meningkatnya eskalasi militer dan ketidakmampuan sistem pertahanan udara Suriah untuk merespons serangan dari udara secara efektif.
Hingga saat ini, pemerintah Suriah belum mengeluarkan pernyataan resmi mengenai korban jiwa maupun kerusakan total akibat serangan ini.
Namun, video yang telah viral dengan lebih dari 820 ribu penayangan dalam 11 jam menjadi bukti betapa gentingnya situasi yang dihadapi warga sipil di tengah konflik geopolitik yang tak kunjung reda.***
Artikel Terkait
Serangan Mendadak di Khan Younis: Saraya Al-Quds Klaim Hantam Tentara dan Kendaraan Israel
Trump Murka, Ini Daftar Lengkap 11 Negara Anggota Tetap BRICS yang Kini Dituding Jadi Ancaman Ekonomi AS
Rusia dan Tiongkok Bahas Perang Ukraina dan Hubungan dengan AS di Tengah Ketegangan Global
PM Australia Albanese Serukan Kerja Sama dengan China Atasi Kelebihan Kapasitas Baja Global
Serangan Balik Gaza Tewaskan Tentara Israel, 3 Lainnya Luka Parah
Rudal Al Qassam, Tank Israel Rontok di Beit Lahia
Tolak Pemecahan Suriah, Tokoh Druze: Kami Bersama Negara yang Menjaga Martabat dan Hak Kami
Serangan Udara Mengguncang Jantung Komando Militer Suriah di Damaskus
IEU-CEPA Disepakati, Prabowo Kukuhkan Posisi Tawar RI di Eropa
Akses Penuh Amerika ke Sumber Daya RI: Kesepakatan Bebas Tarif yang Mengejutkan”