IEU-CEPA Disepakati, Prabowo Kukuhkan Posisi Tawar RI di Eropa

photo author
Abdul Rifai, Metro Selebes
- Kamis, 17 Juli 2025 | 01:55 WIB
Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Sultan B Najamudin, menyampaikan apresiasi atas capaian diplomasi ekonomi Presiden Prabowo Subianto  (Instagram dpdri)
Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Sultan B Najamudin, menyampaikan apresiasi atas capaian diplomasi ekonomi Presiden Prabowo Subianto (Instagram dpdri)

 

JAKARTA, METROSELEBES.COM – Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Sultan B Najamudin, menyampaikan apresiasi atas capaian diplomasi ekonomi Presiden Prabowo Subianto yang berhasil menyepakati perjanjian dagang bebas Indonesian-European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (IEU-CEPA).

Kesepakatan ini dinilai sebagai tonggak penting yang tidak hanya memperluas pasar ekspor Indonesia ke Eropa, tetapi juga menguatkan posisi tawar Indonesia di kancah internasional.

Sultan, yang juga mantan Ketua HIPMI Bengkulu, menilai bahwa langkah Presiden Prabowo dalam melakukan perjalanan diplomatik lintas benua adalah strategi multi-kontinental yang cerdas.

Baca Juga: Serangan Udara Mengguncang Jantung Komando Militer Suriah di Damaskus

Tujuannya bukan hanya menghindari hambatan perdagangan seperti tarif reciprocal era Presiden Trump, tetapi juga sebagai bentuk pembuktian kemampuan Indonesia dalam memimpin agenda ekonomi global.

“Ini adalah pembuktian nyata posisi tawar Indonesia di panggung internasional,” ujar Sultan.

Secara ekonomi, pasar Eropa dikenal sangat besar dan potensial, terutama untuk berbagai komoditas unggulan Indonesia seperti sawit, kopi, kakao, tekstil, hingga furnitur.

Baca Juga: Tolak Pemecahan Suriah, Tokoh Druze: Kami Bersama Negara yang Menjaga Martabat dan Hak Kami

Namun demikian, Sultan mengingatkan bahwa tantangan tetap ada, seperti keberadaan regulasi lingkungan dari Uni Eropa, yakni Renewable Energy Directive II (RED II) dan European Union Deforestation Regulation (EUDR) yang berpotensi menghambat akses produk Indonesia ke pasar Eropa.

Meski begitu, Sultan tetap optimistis. Ia menyatakan bahwa penandatanganan IEU-CEPA secara menyeluruh akan menjadi jalan keluar dari hambatan tersebut.

“Dengan kesepakatan investasi dan transfer teknologi, kita berharap tantangan-tantangan dagang dapat diatasi dan mampu mendukung target pertumbuhan ekonomi pemerintah,” pungkasnya.

Baca Juga: RPJMD Provinsi Sulteng Segera Disahkan, Gubernur Anwar Hafid Pastikan Telah Sinkron Dengan RPJMN

Sebagai tambahan informasi, IEU-CEPA adalah kerangka kerja sama ekonomi yang mencakup penghapusan tarif, penyelarasan standar perdagangan, kerja sama investasi, serta peningkatan kapasitas teknologi.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Abdul Rifai

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X