JAKARTA, METROSELEBES.COM – Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Sultan B Najamudin, menyampaikan apresiasi atas capaian diplomasi ekonomi Presiden Prabowo Subianto yang berhasil menyepakati perjanjian dagang bebas Indonesian-European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (IEU-CEPA).
Kesepakatan ini dinilai sebagai tonggak penting yang tidak hanya memperluas pasar ekspor Indonesia ke Eropa, tetapi juga menguatkan posisi tawar Indonesia di kancah internasional.
Sultan, yang juga mantan Ketua HIPMI Bengkulu, menilai bahwa langkah Presiden Prabowo dalam melakukan perjalanan diplomatik lintas benua adalah strategi multi-kontinental yang cerdas.
Baca Juga: Serangan Udara Mengguncang Jantung Komando Militer Suriah di Damaskus
Tujuannya bukan hanya menghindari hambatan perdagangan seperti tarif reciprocal era Presiden Trump, tetapi juga sebagai bentuk pembuktian kemampuan Indonesia dalam memimpin agenda ekonomi global.
“Ini adalah pembuktian nyata posisi tawar Indonesia di panggung internasional,” ujar Sultan.
Secara ekonomi, pasar Eropa dikenal sangat besar dan potensial, terutama untuk berbagai komoditas unggulan Indonesia seperti sawit, kopi, kakao, tekstil, hingga furnitur.
Baca Juga: Tolak Pemecahan Suriah, Tokoh Druze: Kami Bersama Negara yang Menjaga Martabat dan Hak Kami
Namun demikian, Sultan mengingatkan bahwa tantangan tetap ada, seperti keberadaan regulasi lingkungan dari Uni Eropa, yakni Renewable Energy Directive II (RED II) dan European Union Deforestation Regulation (EUDR) yang berpotensi menghambat akses produk Indonesia ke pasar Eropa.
Meski begitu, Sultan tetap optimistis. Ia menyatakan bahwa penandatanganan IEU-CEPA secara menyeluruh akan menjadi jalan keluar dari hambatan tersebut.
“Dengan kesepakatan investasi dan transfer teknologi, kita berharap tantangan-tantangan dagang dapat diatasi dan mampu mendukung target pertumbuhan ekonomi pemerintah,” pungkasnya.
Baca Juga: RPJMD Provinsi Sulteng Segera Disahkan, Gubernur Anwar Hafid Pastikan Telah Sinkron Dengan RPJMN
Sebagai tambahan informasi, IEU-CEPA adalah kerangka kerja sama ekonomi yang mencakup penghapusan tarif, penyelarasan standar perdagangan, kerja sama investasi, serta peningkatan kapasitas teknologi.
Artikel Terkait
Politikus PDIP Apresiasi Hari Kebudayaan Nasional, Tapi Minta Tak Dikaitkan Dengan Ulang Tahun Prabowo
Viral Lagi, Siapa Nur Afifah Balqis? Sosok yang Disebut Koruptor Termuda Saat OTT KPK di Usia 24 Tahun
Putra Dedi Mulyadi Akan Menikah Dengan Wabup Garut, KDM Beri Nasihat Menyentuh Soal Rumah Tangga
Istana Umumkan Upacara Kemerdekaan 17 Agustus 2025 Akan Digelar di Jakarta
Anggota DPR RI Usulkan Satu Orang, Hanya Boleh Punya Satu Akun Media Sosial
Blak-blakan di DPR, Mentan Amran Ungkap Pejabat Kementan Jadi DPO dalam Kasus Mafia Pangan
Rudal Al Qassam, Tank Israel Rontok di Beit Lahia
RPJMD Provinsi Sulteng Segera Disahkan, Gubernur Anwar Hafid Pastikan Telah Sinkron Dengan RPJMN
Tolak Pemecahan Suriah, Tokoh Druze: Kami Bersama Negara yang Menjaga Martabat dan Hak Kami
Serangan Udara Mengguncang Jantung Komando Militer Suriah di Damaskus