DAMASKUS, METROSELEBES.COM – Sebuah ledakan dahsyat mengguncang markas besar Komando Umum Angkatan Bersenjata Suriah di pusat ibu kota Damaskus.
Menurut laporan eksklusif dari Al Jazeera, insiden ini terjadi setelah serangan udara yang diduga dilancarkan oleh militer Israel, menargetkan pintu masuk utama gedung militer tersebut.
Wartawan Al Jazeera melaporkan langsung dari lokasi bahwa "ledakan mengguncang area strategis di jantung Damaskus," yang menjadi pusat kendali militer dan operasional penting rezim Suriah.
Baca Juga: Tolak Pemecahan Suriah, Tokoh Druze: Kami Bersama Negara yang Menjaga Martabat dan Hak Kami
Meskipun belum ada pernyataan resmi dari pemerintah Suriah terkait jumlah korban jiwa atau kerusakan material, namun sejumlah saksi mata melaporkan asap tebal membumbung dan aktivitas militer meningkat drastis di sekitar lokasi kejadian.
Dalam keterangannya, Al Jazeera menyebut bahwa serangan ini adalah bagian dari rangkaian serangan udara Israel yang kian intensif dalam beberapa bulan terakhir, dengan dalih menargetkan milisi bersenjata pro-Iran dan infrastruktur militer rezim Bashar al-Assad.
Serangan sebelumnya juga pernah menyasar Bandara Internasional Damaskus dan pangkalan udara Mezzeh.
Baca Juga: Rudal Al Qassam, Tank Israel Rontok di Beit Lahia
Dikutip dari sumber keamanan lokal, rudal-rudal yang ditembakkan dari wilayah udara Lebanon berhasil menembus sistem pertahanan udara Suriah, menimbulkan kerusakan pada bangunan markas.
Sementara itu, Israel belum mengeluarkan pernyataan resmi mengenai serangan ini, namun sebelumnya pihak militer Israel kerap menyatakan tidak akan membiarkan kehadiran militer Iran atau Hizbullah di wilayah Suriah.
Serangan ini kembali menyoroti betapa rentannya keamanan di ibu kota Damaskus yang selama ini dianggap sebagai zona paling aman dari konflik bersenjata yang telah melanda Suriah sejak 2011.
Baca Juga: Serangan Balik Gaza Tewaskan Tentara Israel, 3 Lainnya Luka Parah
Hashtag seperti #دمشق (Damaskus), #سوريا (Suriah) dan #الجزيرة (Al Jazeera) pun menduduki trending di berbagai platform media sosial, menandakan perhatian dunia terhadap perkembangan terbaru ini.
Artikel Terkait
Google Bayar $2,4 Miliar untuk Teknologi AI Windsurf, Rekrut CEO dan Tim R&D
AS Desak Jepang dan Australia Tegaskan Sikap dalam Potensi Konflik Taiwan-China
50 Bom Menggetarkan Malam Gaza: Ketika Dunia Terlelap, Langit Palestina Memerah
Serangan Mendadak di Khan Younis: Saraya Al-Quds Klaim Hantam Tentara dan Kendaraan Israel
Trump Murka, Ini Daftar Lengkap 11 Negara Anggota Tetap BRICS yang Kini Dituding Jadi Ancaman Ekonomi AS
Rusia dan Tiongkok Bahas Perang Ukraina dan Hubungan dengan AS di Tengah Ketegangan Global
PM Australia Albanese Serukan Kerja Sama dengan China Atasi Kelebihan Kapasitas Baja Global
Serangan Balik Gaza Tewaskan Tentara Israel, 3 Lainnya Luka Parah
Rudal Al Qassam, Tank Israel Rontok di Beit Lahia
Tolak Pemecahan Suriah, Tokoh Druze: Kami Bersama Negara yang Menjaga Martabat dan Hak Kami