Amran Sulaiman Ungkap Modus Pengoplosan Beras, Kerugian Negara Capai Rp99 Triliun Per Tahun

photo author
REDAKSI, Metro Selebes
- Kamis, 17 Juli 2025 | 08:05 WIB
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman.  (Foto : pertanian.go.id)
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman. (Foto : pertanian.go.id)

JAKARTA, METROSELEBES.COM – Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengungkap praktik kecurangan dalam distribusi beras nasional yang diduga merugikan negara hingga mencapai Rp99 triliun per tahun.

Modus kecurangan ini berupa pengoplosan beras biasa yang kemudian dikemas dan dijual sebagai beras premium maupun medium.

Temuan ini disampaikan Amran saat rapat bersama Komisi IV DPR RI di Jakarta, Rabu (16/7/2025). Ia menyebutkan bahwa praktik pengoplosan beras tersebut terungkap melalui kerja sama Kementerian Pertanian dengan Satgas Pangan.

"Kerugian negara kita estimasi hitungan dengan tim, tapi kita serahkan pada penegak hukum. Ini SPHP yang ada ini sementara dalam pelacakan penyelidikan," ujar Amran.

Amran menjelaskan bahwa pengoplosan ini berkaitan erat dengan program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), yang semestinya menjadi instrumen pemerintah untuk menjaga ketersediaan beras terjangkau bagi masyarakat. Namun, dalam praktiknya, sebagian besar beras SPHP justru disalahgunakan.

"SPHP diserahkan pada toko, 20 persen ditaruh di etalase, sisanya 80 persen dioplos jadi beras premium. Itu satu, kerugian negara," bebernya.

Ia menegaskan, apabila praktik curang ini terus dibiarkan, kerugian negara bisa melampaui Rp100 triliun dalam beberapa tahun ke depan.

"Kalau ini 99 triliun itu adalah masyarakat sebenarnya dalam satu tahun. Tapi kalau ini terjadi 10 tahun atau 5 tahun, nanti angkanya pasti bukan 100 triliun, pasti di atas," tegasnya.

Amran pun menekankan pentingnya pengawasan ketat terhadap distribusi beras, agar masyarakat tidak lagi menjadi korban kecurangan oknum yang memanfaatkan celah dalam sistem distribusi pangan nasional.

"Ini beras biasa, yang dijual dengan harga premium," pungkasnya.***

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Mahful Haruna

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Prabowo Tegaskan Komitmen Rakyat dan Keamanan Nasional

Selasa, 2 September 2025 | 19:20 WIB
X