Serangan Mendadak di Khan Younis: Saraya Al-Quds Klaim Hantam Tentara dan Kendaraan Israel

photo author
Abdul Rifai, Metro Selebes
- Minggu, 13 Juli 2025 | 19:11 WIB
kelompok Jihad Islam Palestina, Saraya Al-Quds, merilis sebuah rekaman video yang menunjukkan momen serangan terhadap pasukan dan kendaraan militer Israel di wilayah Khan Younis, selatan Jalur Gaza. (SCRENSHOOT YOUTUBE AL JAZEERA ARABC)
kelompok Jihad Islam Palestina, Saraya Al-Quds, merilis sebuah rekaman video yang menunjukkan momen serangan terhadap pasukan dan kendaraan militer Israel di wilayah Khan Younis, selatan Jalur Gaza. (SCRENSHOOT YOUTUBE AL JAZEERA ARABC)

 

GAZA, METROSELEBES.COM – Sayap militer dari kelompok Jihad Islam Palestina, Saraya Al-Quds, merilis sebuah rekaman video yang menunjukkan momen serangan terhadap pasukan dan kendaraan militer Israel di wilayah Khan Younis, selatan Jalur Gaza.

Dalam video yang diunggah oleh kanal resmi Al Jazeera Arabic, Saraya Al-Quds mengklaim bahwa mereka berhasil menargetkan posisi militer Israel menggunakan mortar dan senjata berat, sebagai bagian dari perlawanan terhadap invasi yang tengah berlangsung.

Keterangan dalam video menyebutkan:

“Saraya Al-Quds menunjukkan adegan-adegan serangan terhadap tentara dan kendaraan pendudukan di Khan Younis, selatan Jalur Gaza.”

Baca Juga: Gigitan Sepele Bisa Mematikan: 72 Nyawa Melayang Akibat Rabies dalam 6 Bulan

Rekaman memperlihatkan aktivitas militan di medan pertempuran, termasuk upaya menggali dan menembakkan peluru mortir dari lokasi tersembunyi.

Hingga kini, belum ada konfirmasi resmi dari pihak militer Israel mengenai klaim tersebut.

 

Khan Younis menjadi salah satu titik pertempuran paling sengit sejak pecahnya konflik terbaru.

Baca Juga: 50 Bom Menggetarkan Malam Gaza: Ketika Dunia Terlelap, Langit Palestina Memerah

Serangan demi serangan dilaporkan terjadi hampir setiap hari, mengakibatkan jatuhnya korban sipil dan hancurnya infrastruktur.

Menurut Otoritas Kesehatan Gaza, jumlah korban jiwa akibat agresi Israel telah melampaui 37.000 orang, dengan mayoritas korban adalah wanita dan anak-anak.

Di sisi lain, pihak militer Israel menyatakan operasi dilakukan untuk menumpas kelompok militan yang berlindung di kawasan permukiman padat penduduk.

 

Baca Juga: Trump Ingin Bangun ‘Riviera of the Middle East’, Netanyahu Usul Relokasi Warga Gaza ke Negara Tetangga

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Abdul Rifai

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X