METROSELEBES.COM-Google dikabarkan telah menyepakati kesepakatan senilai sekitar $2,4 miliar untuk melisensikan teknologi milik Windsurf, sebuah alat pemrograman berbasis kecerdasan buatan (AI). Laporan tersebut pertama kali diungkap oleh The Wall Street Journal pada Jumat (11/07/2025), mengutip sumber yang mengetahui langsung transaksi tersebut.
Baca Juga: GM Hentikan Produksi Truk Pikap di Pabrik Meksiko Selama Beberapa Pekan, Output Terpangkas
Meskipun Reuters belum dapat mengonfirmasi laporan tersebut secara independen, seorang juru bicara Google sebelumnya mengungkapkan bahwa perusahaan telah merekrut CEO Windsurf, Varun Mohan, bersama salah satu pendirinya, Douglas Chen, dan beberapa anggota tim riset dan pengembangan Windsurf. Mereka akan bergabung dengan divisi DeepMind, unit AI terkemuka milik Google.
Baca Juga: Kamera Mundur Masih Bermasalah, Ribuan Polestar 2 Diperiksa Ulang oleh Regulator AS
Langkah strategis ini dipandang sebagai bagian dari upaya Google untuk memperkuat posisinya dalam persaingan global di bidang AI, terutama dalam pengembangan alat bantu pemrograman berbasis kecerdasan buatan. Windsurf sendiri dikenal luas karena kemampuannya dalam membantu pengembang menulis kode secara efisien melalui integrasi teknologi AI canggih.
Kesepakatan lisensi ini mencerminkan besarnya nilai yang dilihat Google dalam teknologi Windsurf, serta keinginan raksasa teknologi tersebut untuk tetap berada di garis depan dalam perlombaan AI yang semakin ketat.
Artikel Terkait
212 Merek Beras ‘Bermasalah’ Terungkap, Pemerintah Ultimatum Mafia Pangan 14 Hari
BSU sudah cair, dan ada yang Belum Cair? Ini Penjelasan Resmi Kemnaker dan Cara Cek Status Terbarumu
Jaguar Land Rover Tarik 21.000 Kendaraan di AS karena Masalah Airbag Penumpang
Kredit Jadi Pemacu Karier? Luna Maya dan Tora Bahas ‘Semangat Ngeredit’ yang Bikin Produktif
Chery Bantah Klaim Tak Sah dalam Subsidi Mobil Ramah Lingkungan di Tiongkok
Harga Beras Melonjak, Indag Sulteng Luncurkan Operasi Pasar dan Penyaluran Bantuan 224 Ribu Warga
Kamera Mundur Masih Bermasalah, Ribuan Polestar 2 Diperiksa Ulang oleh Regulator AS
SPHP Hadir Lagi! Program Beras Murah Resmi Negara Kembali Digulirkan hingga Akhir 2025
Perpres Baru Bikin Distribusi Pupuk Lancar, Petani Palembang Tersenyum Lega
GM Hentikan Produksi Truk Pikap di Pabrik Meksiko Selama Beberapa Pekan, Output Terpangkas