AS Desak Jepang dan Australia Tegaskan Sikap dalam Potensi Konflik Taiwan-China

photo author
Moh. Nurfiansyah, Metro Selebes
- Sabtu, 12 Juli 2025 | 22:55 WIB
Bendera Amerika Serikat dan China terlihat dalam ilustrasi gambar yang diambil pada 2 Agustus 2022.
Bendera Amerika Serikat dan China terlihat dalam ilustrasi gambar yang diambil pada 2 Agustus 2022.

WASHINGTON,METROSELEBES.COM-Departemen Pertahanan Amerika Serikat mendesak sekutu-sekutu utamanya, Jepang dan Australia, untuk memberikan kejelasan mengenai peran yang akan mereka ambil jika konflik bersenjata meletus antara AS dan China terkait Taiwan, demikian dilaporkan Financial Times pada Sabtu (12/07/2025).

Baca Juga: Google Bayar ,4 Miliar untuk Teknologi AI Windsurf, Rekrut CEO dan Tim R&D

Menurut laporan yang mengutip sumber-sumber yang mengetahui diskusi tersebut, Elbridge Colby, Wakil Menteri Pertahanan AS untuk Kebijakan, secara aktif mendorong isu ini dalam pertemuan dengan pejabat pertahanan dari Tokyo dan Canberra. Dorongan itu disebut-sebut mengejutkan kedua negara, mengingat AS sendiri tidak memberikan jaminan eksplisit untuk membela Taiwan dalam situasi konflik.

 

Kementerian Pertahanan AS belum memberikan komentar resmi terkait laporan tersebut, dan Reuters belum dapat memverifikasi informasi secara independen.

Baca Juga: GM Hentikan Produksi Truk Pikap di Pabrik Meksiko Selama Beberapa Pekan, Output Terpangkas

Hubungan AS dan Taiwan tetap kuat, meski tidak terikat oleh hubungan diplomatik formal. Washington adalah pemasok utama senjata bagi Taipei. Di tengah meningkatnya tekanan militer dari Beijing, termasuk melalui serangkaian latihan perang yang mensimulasikan invasi, Taiwan tetap menolak klaim kedaulatan China atas pulau tersebut.

 

Colby, yang pernah menjabat sebagai Wakil Asisten Menteri Pertahanan untuk Strategi dan Pengembangan Kekuatan pada masa awal pemerintahan Donald Trump, dikenal sebagai pendukung kuat kebijakan pertahanan yang berfokus pada kompetisi strategis dengan China. Ia telah lama menyerukan agar militer AS mengalihkan perhatian dari Timur Tengah dan Eropa menuju kawasan Indo-Pasifik, yang dinilai lebih krusial untuk keamanan jangka panjang AS.

Baca Juga: Kamera Mundur Masih Bermasalah, Ribuan Polestar 2 Diperiksa Ulang oleh Regulator AS

Laporan Financial Times ini menyoroti meningkatnya kecemasan Washington terhadap kemungkinan eskalasi di Selat Taiwan, serta keinginan untuk memastikan bahwa aliansi regionalnya siap menghadapi skenario terburuk.

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Moh. Nurfiansyah

Sumber: Reuters

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X