JAKARTA, METROSELEBES.COM - Rabies masih menjadi ancaman serius di Indonesia, meskipun dapat dicegah dengan langkah sederhana.
Namun, kesadaran masyarakat masih minim, terutama dalam menangani luka akibat gigitan hewan seperti anjing peliharaan yang kerap dianggap sepele.
Data dari Kementerian Kesehatan RI menyebutkan bahwa selama periode Januari hingga Juni tahun ini, tercatat 72 kasus kematian akibat rabies di berbagai wilayah Indonesia.
Baca Juga: Momen Haru Pasha Ungu Suapi Sang Ayah, Warganet: Anak Berbakti Itu Rezeki Orang Tua
Ini menunjukkan bahwa penularan rabies masih tinggi dan perlu ditangani secara serius.
“Rabies bisa mematikan, tapi bisa dicegah,” demikian pesan yang disampaikan akun resmi @kemenkes_ri dalam unggahan edukatif di media sosialnya.
Dalam unggahan tersebut dijelaskan bahwa jika seseorang tergigit hewan penular rabies, seperti anjing atau kucing liar, maka langkah pertama yang harus dilakukan adalah:
Baca Juga: Digerebek Warga, Oknum Lurah Tertangkap Basah Berzina di Dalam Mobil
- Cuci luka dengan air mengalir dan sabun selama 15 menit.
- Segera datang ke fasilitas pelayanan kesehatan.
- Laporkan kejadian kepada petugas kesehatan.
Menurut dr. Siti Nadia Tarmizi, Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Publik Kemenkes RI, banyak kasus rabies terjadi akibat keterlambatan penanganan.
"Masyarakat cenderung menunda ke fasilitas kesehatan dan berharap luka akan sembuh sendiri. Padahal, virus rabies bekerja sangat cepat dan menyerang sistem saraf," ujarnya dalam konferensi pers bulan lalu.
Baca Juga: Cair Bertahap, Jangan Termakan Hoaks! Ini Penjelasan BSU 2025 dari Kemnaker
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mencatat bahwa sekitar 59.000 orang meninggal dunia setiap tahun akibat rabies, mayoritas terjadi di Asia dan Afrika.
Di Indonesia, sebagian besar kasus berasal dari provinsi dengan populasi hewan liar yang tinggi seperti Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Selatan, dan Bali.
Artikel Terkait
SPHP Hadir Lagi! Program Beras Murah Resmi Negara Kembali Digulirkan hingga Akhir 2025
Perpres Baru Bikin Distribusi Pupuk Lancar, Petani Palembang Tersenyum Lega
GM Hentikan Produksi Truk Pikap di Pabrik Meksiko Selama Beberapa Pekan, Output Terpangkas
Google Bayar $2,4 Miliar untuk Teknologi AI Windsurf, Rekrut CEO dan Tim R&D
AS Desak Jepang dan Australia Tegaskan Sikap dalam Potensi Konflik Taiwan-China
50 Bom Menggetarkan Malam Gaza: Ketika Dunia Terlelap, Langit Palestina Memerah
Cair Bertahap, Jangan Termakan Hoaks! Ini Penjelasan BSU 2025 dari Kemnaker
Untung Ada Dashcam! Driver Online Jadi Korban Pemukulan Penumpang di Tengah Jalan
Digerebek Warga, Oknum Lurah Tertangkap Basah Berzina di Dalam Mobil"
Momen Haru Pasha Ungu Suapi Sang Ayah, Warganet: Anak Berbakti Itu Rezeki Orang Tua