Komunafikan Zionis”: Aktivis Kemanusiaan Gaza Bungkam Propaganda Pro-Israel di TV Nasional

photo author
Abdul Rifai, Metro Selebes
- Rabu, 2 Juli 2025 | 16:59 WIB
aktivis kemanusiaan Gaza, Muhammad Husain, secara tegas membantah klaim seorang aktivis pro-Israel bernama Monic, yang menyatakan bahwa Israel tidak pernah mengambil tanah Palestina. (Screnshoot Youtube mhusain_activist)
aktivis kemanusiaan Gaza, Muhammad Husain, secara tegas membantah klaim seorang aktivis pro-Israel bernama Monic, yang menyatakan bahwa Israel tidak pernah mengambil tanah Palestina. (Screnshoot Youtube mhusain_activist)

 

JAKARTA, METROSELEBES.COM – Dalam perdebatan panas di salah satu stasiun TV nasional, aktivis kemanusiaan Gaza, Muhammad Husain, secara tegas membantah klaim seorang aktivis pro-Israel bernama Monic, yang menyatakan bahwa Israel tidak pernah mengambil tanah Palestina.

Muhammad Husain menjawab keras dengan menyebut bahwa klaim tersebut adalah bentuk "komunafikan tingkat tinggi".

Husain menekankan bahwa tidak ada yang namanya penjajahan damai sambil menduduki tanah orang lain.

Baca Juga: Gelar Perkara Ijazah Jokowi Digelar Kamis, Roy Suryo Siap Hadir sebagai Ahli

“Perdamaian dan pendudukan tak bisa hidup berdampingan. Itu bentuk komunafikan tertinggi,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menyebut bahwa Proyek Zionisme modern bukan soal koeksistensi, melainkan penyingkiran penduduk asli Palestina secara sistematis sejak awal abad ke-20.

“Zionisme tidak pernah tentang hidup berdampingan, tapi tentang menyingkirkan penduduk asli,” tegasnya dalam debat itu.

Baca Juga: Yusuf Donggala Jadi Calon Kuat Juara D’Academy 2025, Tampil Memukau dan Raih Standing Ovation Dewan Juri

Untuk menguatkan argumentasinya, Husain mengutip pandangan Shlomo Sand, seorang sejarawan Yahudi sekaligus profesor emeritus di Tel Aviv University, yang dikenal kritis terhadap narasi Zionisme.

Dalam bukunya The Invention of the Jewish People, Sand menyatakan bahwa:

“Secara historis, tidak ada yang namanya bangsa Yahudi; itu adalah mitos yang diciptakan Zionisme untuk membenarkan kolonisasi tanah Palestina.”

 Baca Juga: Kondisi Gaza Terkini Kian Memburuk, Sekitar 80-100 Warga Tewas Setiap Hari

Sand juga menulis bahwa asal-usul bangsa Yahudi yang digunakan untuk mendukung pendirian negara Israel adalah mitos yang dibangun secara ideologis—sebuah alat politik, bukan kebenaran historis.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Abdul Rifai

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Prabowo Tegaskan Komitmen Rakyat dan Keamanan Nasional

Selasa, 2 September 2025 | 19:20 WIB
X