Empat Warga Palestina Tewas Ditembak Militer Israel di Dekat Lokasi Distribusi Bantuan di Gaza Selatan

photo author
Moh. Nurfiansyah, Metro Selebes
- Minggu, 8 Juni 2025 | 20:32 WIB
Truk-truk yang membawa bantuan melintasi perbatasan Israel-Gaza saat mereka menuju ke Gaza, terlihat dari Israel, 7 Juni 2025. Source FOTO: REUTERS
Truk-truk yang membawa bantuan melintasi perbatasan Israel-Gaza saat mereka menuju ke Gaza, terlihat dari Israel, 7 Juni 2025. Source FOTO: REUTERS

GAZA,METROSELEBES.COM-Empat warga Palestina dilaporkan tewas dan sejumlah lainnya terluka setelah pasukan militer Israel melepaskan tembakan ke arah kerumunan warga yang sedang menuju lokasi distribusi bantuan di Rafah, Gaza selatan, Minggu pagi waktu setempat. Informasi ini disampaikan oleh paramedis Palestina di lapangan. Seperti dikutip dari Reuters pada Minggu (08/06/2025).

Baca Juga: Menteri Lingkungan Hidup Tegaskan PT GAG Nikel Tak Langgar Aturan, Ungkap Dua Perusahaan Lain Rusak Lingkungan Raja Ampat

Militer Israel mengonfirmasi bahwa pasukannya memang melepaskan tembakan di wilayah Gaza selatan. Namun, mereka menyatakan bahwa tembakan tersebut merupakan "tembakan peringatan" yang ditujukan kepada sekelompok orang yang mendekati posisi militer dan dianggap sebagai ancaman. Sebelumnya, militer mengklaim telah memberikan peringatan lisan agar warga menjauhi area tersebut, yang dikategorikan sebagai zona militer aktif saat kejadian berlangsung.

 

Insiden ini merupakan yang terbaru dalam serangkaian penembakan di sekitar titik-titik distribusi bantuan di Gaza selatan sejak kelompok Gaza Humanitarian Foundation (GHF), yang didukung oleh Israel dan Amerika Serikat, mulai menyalurkan bantuan pada akhir Mei lalu. Kelompok ini menyalurkan bantuan dengan melewati jalur lembaga bantuan tradisional yang mengeluhkan pembatasan distribusi akibat blokade Israel di wilayah tersebut.

Baca Juga: Ganjar Sindir Soal Pertemuan Prabowo-Megawati: Nasi Gorengnya Belum Dimakan

Paramedis di Gaza mengatakan bahwa keempat korban tewas telah dievakuasi dari lokasi distribusi bantuan di kota Rafah. Media yang berafiliasi dengan kelompok Hamas melaporkan bahwa penembakan oleh pasukan Israel terjadi di dekat lokasi distribusi yang dikelola oleh GHF.

 

Pihak militer Israel menetapkan bahwa akses menuju pusat distribusi bantuan GHF hanya diizinkan pada pukul 06.00 hingga 18.00. Di luar waktu tersebut, wilayah tersebut dinyatakan sebagai zona militer tertutup. Militer juga mengakui adanya laporan korban luka, tetapi tidak memberikan rincian jumlahnya.

 

Kementerian Kesehatan Palestina melaporkan bahwa sedikitnya 104 orang tewas dalam 24 jam terakhir, termasuk lima orang yang berada di dekat pusat distribusi bantuan di Gaza bagian selatan dan tengah.

Baca Juga: Gubernur Papua Barat Daya Tegaskan Pulau Gag Tak Tercemar Tambang Nikel: Pemberitaan Itu Hoak

Salah satu korban, Khaled Doghmah (36), dilaporkan tewas ditembak di kepala saat hendak mengambil bantuan makanan untuk keluarganya yang terdiri dari lima anak. "Dia pergi untuk mencari makan bagi anak-anaknya karena kami bahkan tidak punya sejumput tepung di rumah," kata bibinya, Salwah, saat pemakaman.

 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Moh. Nurfiansyah

Sumber: Reuters

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X