BEIJING,METROSELEBES.COM-Tekanan deflasi di tingkat produsen China kian memburuk pada Mei 2025, mencatatkan penurunan harga terbesar dalam hampir dua tahun terakhir. Di tengah tantangan berat seperti konflik dagang dengan Amerika Serikat dan kemerosotan pasar properti, prospek ekonomi negara dengan perekonomian terbesar kedua di dunia ini semakin tertekan. Seperti dikutip dari Reuters pada Senin, (09/06/2025).
Baca Juga: Kapal Induk China Liaoning Lintasi Timur Iwo Jima, Jepang Tingkatkan Pengawasan
Data dari Biro Statistik Nasional China pada Senin (9/6) menunjukkan bahwa Indeks Harga Produsen (PPI) turun sebesar 3,3% dibandingkan Mei tahun lalu — penurunan terdalam sejak Juli 2023 dan lebih besar dari penurunan 2,7% pada April. Angka ini juga melampaui ekspektasi penurunan 3,2% dalam jajak pendapat Reuters.
"China terus menghadapi tekanan deflasi yang persisten," ujar Zhiwei Zhang, Kepala Ekonom di Pinpoint Asset Management. Ia menyoroti bahwa perang harga di sektor otomotif menunjukkan kompetisi yang semakin ketat dan mendorong harga turun. "Saya juga mengkhawatirkan harga properti yang kembali melemah setelah sempat stabil."
Kekhawatiran konsumen terhadap ketidakpastian pendapatan menyebabkan belanja rumah tangga tertahan, mendorong banyak perusahaan untuk memberikan diskon besar demi menjaga penjualan. Pemerintah pun menyerukan agar industri otomotif menghentikan perang harga yang semakin memukul sektor tersebut.
Aktivitas pabrik yang melambat turut mencerminkan dampak dari tarif impor AS, yang menghantam posisi China sebagai pusat manufaktur global. Sementara itu, sektor jasa yang sebelumnya menunjukkan pertumbuhan mulai melambat karena ketidakpastian hasil perundingan dagang AS-China yang dijadwalkan berlanjut di London hari ini.
Baca Juga: Inovasi Hilirisasi Pertanian: Kunci Indonesia Jadi Superpower Pangan Dunia
Dalam perbincangan via telepon pada Kamis lalu, Presiden AS Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping membahas ketegangan perdagangan dan isu mineral kritis, namun banyak persoalan penting belum terselesaikan.
Sementara itu, di sisi konsumen, Indeks Harga Konsumen (CPI) juga turun 0,1% secara tahunan pada Mei — penurunan yang sama seperti bulan sebelumnya, meskipun sedikit lebih baik dari proyeksi penurunan 0,2% oleh ekonom.
Artikel Terkait
Langkah Hijau Menhan: Misi Biodiesel Sawit untuk Ketahanan Energi Dimulai dari Papua Selatan
Visa Aktif Tapi Dideportasi: Ironi Calon Haji Indonesia di Tanah Suci
Dua Arah Bintang Lapangan: Takefusa Kubo dan Ole Romeny, Wajah Baru Sepak Bola Asia dan Indonesia
Lonjakan Perkebunan Dongkrak Pertumbuhan Pertanian Tertinggi dalam 15 Tahun Terakhir
BSU 2025 Resmi Bergulir! Harapan Baru Pekerja Lewat Permenaker Terbaru
Koperasi Desa Merah Putih: Solusi Ekonomi Rakyat yang Tumbuh dari Akar Desa
Titik Balik Penanggulangan Kemiskinan: Strategi Baru Pemerintah Menyasar Kantong Kemiskinan Terisolasi
Inovasi Hilirisasi Pertanian: Kunci Indonesia Jadi Superpower Pangan Dunia"
Pengadilan Tunda Sidang Pelanggaran Hukum Pemilu Presiden Korea Selatan Lee Jae-myung Tanpa Batas Waktu
Kapal Induk China Liaoning Lintasi Timur Iwo Jima, Jepang Tingkatkan Pengawasan