TOKYO,METROSELEBES.COM-Untuk pertama kalinya, kapal induk milik China, Liaoning, berlayar melalui perairan di sebelah timur Pulau Iwo Jima di Samudra Pasifik, menurut pernyataan resmi pemerintah Jepang pada Senin (9/6). Langkah ini memicu reaksi dari Tokyo yang langsung meningkatkan pengawasan dan pengumpulan informasi terkait aktivitas militer Beijing di kawasan tersebut.
Kepala Sekretaris Kabinet Jepang, Yoshimasa Hayashi, dalam konferensi pers rutin di Tokyo menyatakan bahwa Jepang telah mengirimkan "pesan yang sesuai" kepada China, meski tidak memberikan rincian lebih lanjut. Ia menegaskan bahwa Jepang akan terus memantau situasi dengan ketat demi menjaga keamanan wilayahnya.
Baca Juga: Inovasi Hilirisasi Pertanian: Kunci Indonesia Jadi Superpower Pangan Dunia
Iwo Jima sendiri terletak sekitar 1.000 kilometer di selatan Tokyo dan memiliki nilai strategis yang tinggi dalam konteks pertahanan maritim Jepang. Menurut pernyataan resmi dari Staf Gabungan Pasukan Bela Diri Jepang pada akhir pekan lalu, kapal induk Liaoning berlayar bersama beberapa kapal pengawal lainnya di wilayah laut yang masih termasuk Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) Jepang, dekat pulau terpencil Minamitorishima.
Lebih lanjut, pada Minggu (8/6), Jepang juga mendeteksi aktivitas pesawat tempur dan helikopter milik China yang lepas landas dan mendarat dari Liaoning di perairan tenggara Iwo Jima.
Menanggapi kekhawatiran Jepang, Kementerian Luar Negeri China melalui juru bicaranya, Lin Jian, menegaskan bahwa pelayaran Liaoning sepenuhnya sesuai dengan hukum dan praktik internasional. Ia menambahkan bahwa China menganut kebijakan pertahanan nasional yang bersifat defensif dan meminta Jepang untuk menanggapi situasi ini secara “objektif dan rasional.”
Baca Juga: Palestina sebagai Warisan Tauhid: Tamsil Linrung Tegaskan Determinasi Iman dan Jejak Nabi Ibrahim
Ketegangan ini menjadi sorotan terbaru dalam dinamika keamanan kawasan Asia Timur, di tengah meningkatnya kekhawatiran akan aktivitas militer China yang semakin agresif di perairan sekitar Jepang dan Taiwan.
Artikel Terkait
Palestina sebagai Warisan Tauhid: Tamsil Linrung Tegaskan Determinasi Iman dan Jejak Nabi Ibrahim
Langkah Hijau Menhan: Misi Biodiesel Sawit untuk Ketahanan Energi Dimulai dari Papua Selatan
Visa Aktif Tapi Dideportasi: Ironi Calon Haji Indonesia di Tanah Suci
Dua Arah Bintang Lapangan: Takefusa Kubo dan Ole Romeny, Wajah Baru Sepak Bola Asia dan Indonesia
Lonjakan Perkebunan Dongkrak Pertumbuhan Pertanian Tertinggi dalam 15 Tahun Terakhir
BSU 2025 Resmi Bergulir! Harapan Baru Pekerja Lewat Permenaker Terbaru
Koperasi Desa Merah Putih: Solusi Ekonomi Rakyat yang Tumbuh dari Akar Desa
Titik Balik Penanggulangan Kemiskinan: Strategi Baru Pemerintah Menyasar Kantong Kemiskinan Terisolasi
Inovasi Hilirisasi Pertanian: Kunci Indonesia Jadi Superpower Pangan Dunia"
Pengadilan Tunda Sidang Pelanggaran Hukum Pemilu Presiden Korea Selatan Lee Jae-myung Tanpa Batas Waktu