MAKASSAR, METROSELEBES.COM – Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman menegaskan pentingnya hilirisasi pertanian sebagai langkah strategis untuk membawa Indonesia menjadi negara superpower di bidang pangan global.
Hal ini disampaikan dalam pertemuan bersama mahasiswa magister dan doktoral di AAS Building, Makassar.
Amran menjelaskan bahwa sektor pertanian tidak bisa hanya mengandalkan produksi semata.
Nilai tambah dari pengolahan hasil pertanian dan inovasi teknologi merupakan kunci untuk masa depan. “Pertanian bukan hanya urusan panen, tetapi juga bagaimana kita mengolah hasilnya agar memiliki daya saing tinggi di pasar global,” ujarnya.
Strategi hilirisasi ini menjadi bagian dari upaya pemerintah untuk meningkatkan ketahanan pangan nasional dan peran aktif Indonesia dalam menghadapi krisis pangan dunia.
Mengutip data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2024, produksi beras Indonesia mencapai 54,75 juta ton GKG (Gabah Kering Giling), meningkat 1,14 juta ton dari tahun sebelumnya.
Hal ini menjadi salah satu indikator keberhasilan langkah-langkah strategis di sektor pertanian, termasuk hilirisasi. Selain itu, Food and Agriculture Organization (FAO) mencatat Indonesia sebagai satu dari lima negara dengan ketahanan pangan tertinggi di Asia Tenggara.
Baca Juga: Koperasi Desa Merah Putih: Solusi Ekonomi Rakyat yang Tumbuh dari Akar Desa
Dalam kesempatan tersebut, Amran juga memberikan pesan khusus kepada generasi muda, terutama mahasiswa magister dan doktoral, untuk terus berinovasi dan mengambil peran dalam pembangunan pertanian dari hulu hingga hilir.
Amran menekankan bahwa masa depan pertanian dan masa depan bangsa ada di tangan anak muda yang berani mengambil tantangan besar dengan integritas dan visi kuat.
Dukungan terhadap hilirisasi pertanian juga datang dari berbagai pihak.
Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia, Shinta Widjaja Kamdani, dalam Forum Ketahanan Pangan Nasional 2024, menyatakan bahwa pengembangan industri pengolahan hasil pertanian bisa menciptakan lapangan kerja baru dan meningkatkan daya saing ekspor Indonesia.
Artikel Terkait
Dapur MBG Padang Pariaman Siap Penuhi 3.500 Porsi per Hari, Andalan Baru Ketahanan Gizi Nasional
Ribuan Daging Kurban Disalurkan ATR/BPN: Keteladanan Kurban dari Birokrasi untuk Negeri
Palestina sebagai Warisan Tauhid: Tamsil Linrung Tegaskan Determinasi Iman dan Jejak Nabi Ibrahim
Langkah Hijau Menhan: Misi Biodiesel Sawit untuk Ketahanan Energi Dimulai dari Papua Selatan
Visa Aktif Tapi Dideportasi: Ironi Calon Haji Indonesia di Tanah Suci
Dua Arah Bintang Lapangan: Takefusa Kubo dan Ole Romeny, Wajah Baru Sepak Bola Asia dan Indonesia
Lonjakan Perkebunan Dongkrak Pertumbuhan Pertanian Tertinggi dalam 15 Tahun Terakhir
BSU 2025 Resmi Bergulir! Harapan Baru Pekerja Lewat Permenaker Terbaru
Koperasi Desa Merah Putih: Solusi Ekonomi Rakyat yang Tumbuh dari Akar Desa
Titik Balik Penanggulangan Kemiskinan: Strategi Baru Pemerintah Menyasar Kantong Kemiskinan Terisolasi