Trump Dikeritik Atas Penggunaan Militer di Kota-Kota AS: Risiko Tinggi dan Kekhawatiran Internal Terungkap

photo author
Moh. Nurfiansyah, Metro Selebes
- Sabtu, 30 Agustus 2025 | 06:48 WIB
Anggota Garda Nasional California dikerahkan di luar kompleks gedung federal di Santa Ana, California, AS, pada 18 Juni 2025. Source FOTO: REUTERS
Anggota Garda Nasional California dikerahkan di luar kompleks gedung federal di Santa Ana, California, AS, pada 18 Juni 2025. Source FOTO: REUTERS

 

Operasi di MacArthur Park

Baca Juga: Kakek Tua Terlempar Saat Tebang Kelapa, Video Viral Hebohkan Warganet

Pada awal Juli, Departemen Keamanan Dalam Negeri meminta bantuan militer untuk operasi di MacArthur Park — lokasi yang dikenal sebagai pusat komunitas imigran dan diduga menjadi pasar gelap identitas palsu.

 

Mayor Jenderal Scott Sherman awalnya menolak permintaan itu, menilai tidak ada kebutuhan mendesak untuk keterlibatan militer. Namun, keputusannya dibatalkan oleh Menteri Pertahanan Pete Hegseth. Operasi berlangsung pada 7 Juli dan, menurut laporan Associated Press, selesai dalam waktu satu jam tanpa insiden besar. Namun, Walikota Los Angeles Karen Bass menyebutnya sebagai “aksi politik belaka.”

 

Pelajaran dari Operasi Berisiko

Baca Juga: Mahfud MD Sindir Noel Ebenezer Yang Dulu Koar-Koar Koruptor Dihukum Mati, Kini Justru Tersandung Kasus

Para perencana militer segera membagikan pengalaman di Los Angeles ke wilayah lain yang berpotensi menjadi lokasi pengerahan berikutnya. Pesan internal menyebut anggota militer di Los Angeles mengalami pelecehan, protes di hotel tempat agen imigrasi menginap, hingga upaya doxing terhadap anggota Garda Nasional.

 

Dokumen internal juga menyoroti risiko besar yang melekat pada keterlibatan militer domestik, mengutip insiden tahun 1997 ketika seorang marinir menembak mati seorang remaja bersenjata di Texas. “Kejadian ini menjadi pengingat kuat bahwa setiap tindakan militer akan mendapat pengawasan ketat,” tulis laporan tersebut.

 

Dampak terhadap Reputasi Militer

 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Moh. Nurfiansyah

Sumber: Reuters

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X