Pemerintah Gelontorkan 45 Ribu Ton Beras SPHP, Jaga Harga Tetap Stabil Hingga 2025

photo author
Abdul Rifai, Metro Selebes
- Rabu, 27 Agustus 2025 | 08:44 WIB
Pemerintah melalui Perum Bulog terus memperkuat langkah stabilisasi harga pangan dengan menyalurkan beras SPHP sebanyak 45 ribu ton hingga 20 Agustus 2025. (Foto : X.com/PerumBULOG)
Pemerintah melalui Perum Bulog terus memperkuat langkah stabilisasi harga pangan dengan menyalurkan beras SPHP sebanyak 45 ribu ton hingga 20 Agustus 2025. (Foto : X.com/PerumBULOG)

 

JAKARTA, METROSELEBES.COM - Pemerintah melalui Perum Bulog terus memperkuat langkah stabilisasi harga pangan dengan menyalurkan beras SPHP sebanyak 45 ribu ton hingga 20 Agustus 2025.

Program ini merupakan bagian dari upaya menjaga ketersediaan beras sekaligus memastikan harga tetap terjangkau bagi masyarakat di seluruh Indonesia.

Penyaluran beras SPHP dilakukan melalui tujuh jalur strategis, yakni pengecer pasar rakyat, koperasi desa, outlet pangan binaan pemerintah daerah, outlet BUMN, koperasi instansi pemerintah, Rumah Pangan Kita Bulog, serta swalayan/toko modern.

Baca Juga: Koperasi Jadi Pilar Ekonomi Baru, Potensi Besar di Sektor Pertanian hingga Digital

Dengan jalur distribusi ini, pemerintah menargetkan beras bisa diakses masyarakat hingga ke pelosok.

Beras SPHP atau Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan adalah salah satu instrumen utama Bulog dalam menjaga keseimbangan harga pangan di pasar.

Data Badan Pangan Nasional (Bapanas) menunjukkan bahwa sepanjang tahun 2024, inflasi beras berhasil ditekan di bawah 2,5 persen berkat program stabilisasi ini.

Baca Juga: Tunjangan Rumah DPR Hanya Berlaku Sementara, Publik Ramai Pertanyakan Keadilan

Selain menyalurkan cadangan beras pemerintah, Kementerian Pertanian juga terus berkoordinasi dengan Bulog untuk memperkuat pasokan dalam menghadapi potensi gejolak harga akibat perubahan iklim dan fluktuasi produksi.

Dengan langkah ini, pemerintah berharap masyarakat dapat memperoleh beras dengan harga terjangkau dan kualitas yang terjamin.

Langkah strategis ini sekaligus menjadi bukti nyata keseriusan pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan nasional, terutama di tengah situasi global yang masih penuh ketidakpastian.***

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Abdul Rifai

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Prabowo Tegaskan Komitmen Rakyat dan Keamanan Nasional

Selasa, 2 September 2025 | 19:20 WIB
X