BEIT LAHIA — Kelompok pejuang Palestina, Al-Qassam Brigades, mengklaim telah berhasil menghantam dan menghancurkan kekuatan militer Israel yang berlindung di dalam sebuah rumah dan dilindungi oleh kendaraan tempur berat (tank) di daerah Beit Lahia, Jalur Gaza Utara.
Serangan tersebut terjadi di tengah pertempuran intens yang terus berlangsung antara pasukan Israel dan faksi perlawanan Palestina di wilayah padat penduduk tersebut.
Dalam tayangan yang disiarkan langsung oleh Al Jazeera Arabic, terlihat jelas sebuah tank Merkava Israel berada di tengah reruntuhan bangunan, saat ditembak oleh pasukan Al-Qassam.
Baca Juga: Blak-blakan di DPR, Mentan Amran Ungkap Pejabat Kementan Jadi DPO dalam Kasus Mafia Pangan
Menurut laporan, tank dan pasukan Israel itu sebelumnya berlindung dalam posisi strategis di pemukiman padat. Al-Qassam menyebut serangan mereka berhasil menghantam posisi tersebut secara langsung.
Dalam keterangannya, mereka mengungkapkan bahwa operasi ini merupakan bagian dari respon terhadap eskalasi militer yang terus dilakukan Israel di Gaza.
Serangan ini dilakukan di Beit Lahia, wilayah yang sejak awal agresi menjadi salah satu pusat pertempuran paling sengit.
Baca Juga: Edukasi dan Langkah Pencegahan Usai Anak Hampir Ditelan Ular Piton
Beit Lahia juga merupakan jalur strategis yang menghubungkan bagian utara Gaza dengan wilayah lainnya, menjadikannya titik penting bagi operasi militer kedua belah pihak.
Kondisi Terkini Gaza
Berdasarkan laporan dari kantor berita Palestina dan organisasi HAM internasional, jumlah korban sipil di Jalur Gaza terus meningkat.
Banyak bangunan, termasuk rumah sakit, sekolah, dan rumah ibadah, telah hancur atau rusak berat akibat serangan udara dan darat Israel.
Baca Juga: Detik Mencekam! Anak Kecil Hampir Ditelan Ular Piton di Perkebunan
Sejak dimulainya serangan besar Israel ke Gaza pada Oktober 2023 lalu, lebih dari 38.000 warga Palestina dikabarkan tewas dan ratusan ribu lainnya mengungsi.
Artikel Terkait
Trump Ingin Bangun ‘Riviera of the Middle East’, Netanyahu Usul Relokasi Warga Gaza ke Negara Tetangga
MP Materials Gandeng Pemerintah AS dalam Kesepakatan Miliaran Dolar untuk Lawan Dominasi China di Pasar Logam Tanah Jarang
Google Bayar $2,4 Miliar untuk Teknologi AI Windsurf, Rekrut CEO dan Tim R&D
AS Desak Jepang dan Australia Tegaskan Sikap dalam Potensi Konflik Taiwan-China
50 Bom Menggetarkan Malam Gaza: Ketika Dunia Terlelap, Langit Palestina Memerah
Serangan Mendadak di Khan Younis: Saraya Al-Quds Klaim Hantam Tentara dan Kendaraan Israel
Trump Murka, Ini Daftar Lengkap 11 Negara Anggota Tetap BRICS yang Kini Dituding Jadi Ancaman Ekonomi AS
Rusia dan Tiongkok Bahas Perang Ukraina dan Hubungan dengan AS di Tengah Ketegangan Global
PM Australia Albanese Serukan Kerja Sama dengan China Atasi Kelebihan Kapasitas Baja Global
Serangan Balik Gaza Tewaskan Tentara Israel, 3 Lainnya Luka Parah