50 Bom Menggetarkan Malam Gaza: Ketika Dunia Terlelap, Langit Palestina Memerah

photo author
Abdul Rifai, Metro Selebes
- Minggu, 13 Juli 2025 | 05:37 WIB
Pada 13 Juli 2025, tepat tengah malam, serangan udara besar-besaran kembali dilancarkan oleh militer Zionis Israel ke wilayah Gaza. Serangan kali ini disebut sebagai yang terbesar dalam 21 bulan terakhir. (Screnshoot instagram mhuseingazaofficial)
Pada 13 Juli 2025, tepat tengah malam, serangan udara besar-besaran kembali dilancarkan oleh militer Zionis Israel ke wilayah Gaza. Serangan kali ini disebut sebagai yang terbesar dalam 21 bulan terakhir. (Screnshoot instagram mhuseingazaofficial)

 

Amnesty International dan Human Rights Watch telah berulang kali menyebut penggunaan bom berdaya ledak tinggi di kawasan padat penduduk sebagai pelanggaran hukum humaniter internasional.

Pada Juni 2025, LSM Médecins Sans Frontières (MSF) melaporkan kekurangan pasokan medis di rumah sakit Gaza yang telah kolaps akibat blokade berkepanjangan.

Serangan kali ini juga membuat jaringan listrik dan air bersih di beberapa wilayah Gaza lumpuh total selama lebih dari 36 jam.

Baca Juga: Harga Beras Melonjak, Indag Sulteng Luncurkan Operasi Pasar dan Penyaluran Bantuan 224 Ribu Warga

Kini, 50 bom yang dijatuhkan pada malam sunyi Gaza bukan sekadar angka. Ia adalah suara luka, dan pertanyaan: sampai kapan dunia membiarkan langit Palestina terus memerah?***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Abdul Rifai

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X