Perpres Baru Bikin Distribusi Pupuk Lancar, Petani Palembang Tersenyum Lega

photo author
Abdul Rifai, Metro Selebes
- Sabtu, 12 Juli 2025 | 20:09 WIB
Ketua Komisi IV DPR RI, Titik Soeharto, memimpin Panja Pengawasan Distribusi Pupuk Bersubsidi di Palembang, Sumatra Selatan (Instagram dpr_ri)
Ketua Komisi IV DPR RI, Titik Soeharto, memimpin Panja Pengawasan Distribusi Pupuk Bersubsidi di Palembang, Sumatra Selatan (Instagram dpr_ri)

 

PALEMBANG, METROSELEBES.COM – Masalah klasik seperti pupuk langka, harga pupuk mahal, hingga distribusi pupuk bersubsidi yang tidak tepat sasaran, kini perlahan mulai teratasi.

Fakta ini terlihat langsung saat Ketua Komisi IV DPR RI, Titik Soeharto, memimpin Panja Pengawasan Distribusi Pupuk Bersubsidi di Palembang, Sumatra Selatan, pada Jumat, 11 Juli 2025.

Dalam kunjungan tersebut, Tim Pengawasan DPR RI meninjau langsung alur dan proses penyaluran pupuk bersubsidi kepada para petani.

Baca Juga: SPHP Hadir Lagi! Program Beras Murah Resmi Negara Kembali Digulirkan hingga Akhir 2025

Mereka ingin memastikan bahwa tidak ada lagi keluhan soal pupuk mahal atau kelangkaan pupuk, khususnya di daerah sentra pertanian seperti Palembang.

Kunjungan ini sekaligus menjadi evaluasi awal terhadap implementasi dua regulasi baru yang diterbitkan pemerintah pusat: Perpres No.6 Tahun 2025 dan Permentan No.15 Tahun 2025.

Kedua aturan ini membawa angin segar karena telah mulai menunjukkan dampak positif terhadap sistem distribusi pupuk bersubsidi yang selama ini dikeluhkan para petani.

Baca Juga: Harga Beras Melonjak, Indag Sulteng Luncurkan Operasi Pasar dan Penyaluran Bantuan 224 Ribu Warga

"Distribusi pupuk sekarang jauh lebih tertib dan efisien, petani tidak lagi kesulitan memperoleh pupuk seperti sebelumnya," ujar salah satu petani di daerah Banyuasin, Palembang.

Bahkan menurut laporan dari Dinas Pertanian setempat, sejak diberlakukannya Perpres dan Permentan baru ini, keterlambatan distribusi pupuk menurun hingga 45 persen.

Selain itu, penggunaan sistem digitalisasi berbasis e-RDKK (Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok) yang terkoneksi dengan data dari Kementerian Pertanian dan Bank Pertanian juga memperkuat akurasi data petani penerima pupuk.

Baca Juga: Kamera Mundur Masih Bermasalah, Ribuan Polestar 2 Diperiksa Ulang oleh Regulator AS

Hal ini mencegah penyelewengan dan menjamin pupuk tepat sasaran.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Abdul Rifai

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Prabowo Tegaskan Komitmen Rakyat dan Keamanan Nasional

Selasa, 2 September 2025 | 19:20 WIB
X