Jaguar Land Rover Tarik 21.000 Kendaraan di AS karena Masalah Airbag Penumpang

photo author
Moh. Nurfiansyah, Metro Selebes
- Sabtu, 12 Juli 2025 | 18:24 WIB
Logo Land Rover terlihat di dalam dealer mobil di Nijmegen, Belanda, pada 26 Februari 2025. Source FOTO: REUTERS
Logo Land Rover terlihat di dalam dealer mobil di Nijmegen, Belanda, pada 26 Februari 2025. Source FOTO: REUTERS

WASHINGTON,METROSELEBES.COM-Jaguar Land Rover North America mengumumkan penarikan hampir 21.000 unit kendaraannya di Amerika Serikat akibat temuan kerusakan pada airbag penumpang. Menurut pernyataan resmi dari Badan Keselamatan Lalu Lintas Jalan Raya Nasional Amerika Serikat (NHTSA), airbag tersebut teridentifikasi robek dan berpotensi gagal berfungsi secara optimal saat terjadi tabrakan. Seperti dikutip dari Reuters pada Sabtu (12/07/2025).

Baca Juga: BSU sudah cair, dan ada yang Belum Cair? Ini Penjelasan Resmi Kemnaker dan Cara Cek Status Terbarumu

Total sebanyak 20.999 kendaraan terdampak dalam kampanye penarikan ini. Masalah pada airbag tersebut dapat mengurangi kemampuan sistem keselamatan dalam melindungi penumpang depan, sehingga meningkatkan risiko cedera serius jika terjadi kecelakaan.

 

Pabrikan otomotif asal Inggris ini belum merinci model atau tahun produksi kendaraan yang terpengaruh, namun menyatakan bahwa upaya identifikasi dan perbaikan sedang dilakukan. Jaguar Land Rover juga berkomitmen akan menghubungi para pemilik kendaraan terkait dan menyediakan perbaikan tanpa biaya.

Baca Juga: 212 Merek Beras ‘Bermasalah’ Terungkap, Pemerintah Ultimatum Mafia Pangan 14 Hari

Langkah penarikan ini menjadi bagian dari upaya produsen untuk menjamin keselamatan dan kepercayaan konsumen, menyusul pengawasan ketat dari regulator transportasi di Amerika Serikat terhadap standar perlindungan penumpang.

 

Para pemilik kendaraan disarankan untuk segera memeriksa pemberitahuan resmi dari Jaguar Land Rover atau menghubungi diler resmi untuk informasi lebih lanjut mengenai proses perbaikan.

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Moh. Nurfiansyah

Sumber: Reuters

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X