JAKARTA,METROSELEBES.COM-Otoritas keselamatan lalu lintas Amerika Serikat, National Highway Traffic Safety Administration (NHTSA), membuka penyelidikan terhadap efektivitas penarikan kembali (recall) sebanyak 27.816 unit mobil listrik Polestar 2 buatan Swedia, menyusul keluhan berkelanjutan terkait gangguan pada kamera belakang. Seperti dikutip dari Reuters pada Sabtu (12/07/2025).
Baca Juga: Chery Bantah Klaim Tak Sah dalam Subsidi Mobil Ramah Lingkungan di Tiongkok
Langkah ini diambil setelah NHTSA menerima 109 laporan dari pengguna yang menyatakan bahwa kamera mundur pada kendaraan mereka tetap bermasalah meskipun telah dilakukan pembaruan perangkat lunak yang menjadi bagian dari recall resmi pada Juni tahun lalu. Pembaruan itu ditujukan untuk mengatasi berbagai kendala pada kamera belakang, termasuk tampilan terbatas, tidak berfungsi, atau kesalahan saat kendaraan mundur.
Dalam upayanya, Polestar mengklaim telah memperbaiki masalah tersebut dengan memperbarui sistem perangkat lunak — mempercepat waktu pemrosesan ulang video dari kamera dan menghapus tampilan peta pada layar pengemudi saat kendaraan berjalan mundur. Namun, setelah dilakukan diskusi antara Office of Defects Investigation (ODI) dengan pihak Polestar pada bulan Juli, produsen kendaraan listrik tersebut mengonfirmasi bahwa pembaruan perangkat lunak tersebut ternyata belum menyelesaikan masalah secara tuntas.
Baca Juga: Jaguar Land Rover Tarik 21.000 Kendaraan di AS karena Masalah Airbag Penumpang
Dengan dasar tersebut, ODI secara resmi membuka penyelidikan recall query — yaitu penyelidikan lanjutan yang dilakukan ketika solusi awal dinilai tidak memadai. Hingga berita ini diterbitkan, Polestar belum memberikan komentar atas permintaan tanggapan dari Reuters.
Baca Juga: Kredit Jadi Pemacu Karier? Luna Maya dan Tora Bahas ‘Semangat Ngeredit’ yang Bikin Produktif
Sementara itu, permintaan global untuk kendaraan listrik Polestar tengah mengalami tekanan di sejumlah pasar utama akibat tingginya suku bunga, inflasi, dan meningkatnya pilihan kendaraan berbahan bakar bensin atau hybrid dengan harga lebih terjangkau. Meski begitu, permintaan di pasar Eropa tetap stabil berkat adanya diskon dan berbagai penawaran menarik.
Penyelidikan ini menjadi sorotan baru bagi Polestar, yang tengah bersaing di pasar kendaraan listrik premium dengan merek-merek besar seperti Tesla dan BMW.
Artikel Terkait
103 Klinik Koperasi Desa Segera Jalan! Juknis Kemenkes Keluar Minggu Ini
Nomor Induk PPPK Parigi Moutong 2024: Ribuan Lulus, Ratusan Masih Tunggu Tanda Tangan
Ini Batas Akhir Pengisian Daftar Riwayat Hidup PPPK Tahap II 2025: Jangan Sampai Terlewat!
Pidato Jenaka Mahasiswi Kristen di UMSU Bikin Terkesima, Rektor Langsung Hadiahkan Beasiswa S2
Ultimatum yang Membelah Opini: Ahmad Dhani Ancam Bongkar Masa Lalu Maia jika Terus Berbicara
212 Merek Beras ‘Bermasalah’ Terungkap, Pemerintah Ultimatum Mafia Pangan 14 Hari
BSU sudah cair, dan ada yang Belum Cair? Ini Penjelasan Resmi Kemnaker dan Cara Cek Status Terbarumu
Jaguar Land Rover Tarik 21.000 Kendaraan di AS karena Masalah Airbag Penumpang
Kredit Jadi Pemacu Karier? Luna Maya dan Tora Bahas ‘Semangat Ngeredit’ yang Bikin Produktif
Chery Bantah Klaim Tak Sah dalam Subsidi Mobil Ramah Lingkungan di Tiongkok