Tarik Ulur Bitcoin: Produsen Mesin Tambang Asal Tiongkok Bangun Pabrik di AS untuk Hindari Tarif Trump

photo author
Moh. Nurfiansyah, Metro Selebes
- Rabu, 18 Juni 2025 | 18:01 WIB
Pemandangan dari drone menunjukkan armada penambangan Bitcoin milik pembuat mesin penambangan kripto Canaan yang dioperasikan oleh Luna Squares, di West Texas, AS, pada tahun 2023, dalam gambar handout yang disediakan kepada Reuters pada 13 Juni 2025. Source FOTO: REUTERS
Pemandangan dari drone menunjukkan armada penambangan Bitcoin milik pembuat mesin penambangan kripto Canaan yang dioperasikan oleh Luna Squares, di West Texas, AS, pada tahun 2023, dalam gambar handout yang disediakan kepada Reuters pada 13 Juni 2025. Source FOTO: REUTERS

Sebagai contoh, anak perusahaan AI Bitmain, Sophgo, baru-baru ini masuk daftar hitam pemerintah AS atas dasar kekhawatiran keamanan.

 

Dominasi Tiongkok Terancam?

 

Sebelum pemerintah Tiongkok melarang aktivitas kripto pada 2021 karena alasan stabilitas keuangan, negara itu mendominasi seluruh rantai nilai Bitcoin, mulai dari produksi mesin, penambangan, hingga perdagangan. Namun, larangan itu mendorong pelaku industri keluar negeri, meski produsen mesin tambang seperti Bitmain, Canaan, dan MicroBT tetap bertahan berkat keunggulan teknologi awal mereka.

Baca Juga: Empat Pulau Strategis Masuk Aceh, Prabowo Ambil Keputusan Bersejarah di 2025

Canaan bahkan telah memindahkan kantor pusatnya ke Singapura dan menjadikan pasar AS sebagai penyumbang 40% pendapatan tahun lalu. “Tujuan utama kami adalah menekan biaya produksi dan distribusi untuk kami dan pelanggan kami,” kata Wang.

 

Namun tantangan masih membayangi. AS tahun ini menetapkan tarif dasar 10% untuk banyak barang impor, ditambah tarif tambahan 20% untuk barang-barang dari Tiongkok. Trump juga mengancam akan menaikkan tarif untuk produk dari Asia Tenggara — wilayah yang digunakan produsen Tiongkok sebagai basis perakitan alternatif.

 

Isu Strategis Nasional

 

Trump, yang mencitrakan dirinya sebagai “presiden kripto”, berjanji akan mendorong adopsi mata uang digital di AS. Putranya, Eric Trump, bahkan bekerja sama dengan perusahaan energi dan teknologi Hut 8 untuk meluncurkan perusahaan tambang American Bitcoin yang bertujuan membentuk cadangan strategis Bitcoin nasional.

Baca Juga: Dari Warga untuk Warga: Partisipasi Kolektif Jadi Fondasi Kredibilitas Kopdes Merah Putih

Namun kebijakan pro-kripto itu tak bisa mengabaikan dominasi infrastruktur Tiongkok. “Ketergantungan pada perangkat keras Tiongkok menciptakan titik lemah bagi penambang AS,” kata pengacara kripto AS John Deaton.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Moh. Nurfiansyah

Sumber: Reuters

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X