Dari Warga untuk Warga: Partisipasi Kolektif Jadi Fondasi Kredibilitas Kopdes Merah Putih

photo author
Abdul Rifai, Metro Selebes
- Rabu, 18 Juni 2025 | 04:45 WIB
Partisipasi aktif masyarakat sebagai anggota koperasi ternyata menjadi kunci utama dalam membangun koperasi yang kredibel dan berdaya tahan. (Instagram kemenkop)
Partisipasi aktif masyarakat sebagai anggota koperasi ternyata menjadi kunci utama dalam membangun koperasi yang kredibel dan berdaya tahan. (Instagram kemenkop)

 

BONE BOLANGO, METROSELEBES.COM – Partisipasi aktif masyarakat sebagai anggota koperasi ternyata menjadi kunci utama dalam membangun koperasi yang kredibel dan berdaya tahan.

Hal ini menjadi landasan utama dalam pengembangan Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes/Kel) Merah Putih di berbagai daerah, termasuk di Bone Bolango.

Partisipasi ini tidak hanya sekadar formalitas, tapi benar-benar menjadi kekuatan ekonomi kerakyatan.

Dalam unggahan resmi akun @kopdesmerahputih, ditekankan bahwa koperasi adalah milik bersama, bukan milik segelintir orang.

Baca Juga: Dana Desa 2025 Tahap II Wajib Sertakan Koperasi Merah Putih: Ini Dua Syarat Tambahannya

Artinya, semakin besar keterlibatan warga dalam koperasi, maka semakin kuat legitimasi dan kredibilitas koperasi tersebut.

“Partisipasi aktif masyarakat untuk menjadi anggota adalah kunci utama dalam membangun koperasi yang kredibel,” tulis mereka.

Kopdes Merah Putih menekankan bahwa prinsip koperasi yang dijalankan secara jujur, terbuka, dan bisa dipercaya menjadi fondasi yang kuat bagi pertumbuhan ekonomi lokal.

Hal ini juga sejalan dengan semangat koperasi sebagai pilar ekonomi kerakyatan, seperti yang tertuang dalam Undang-Undang No. 25 Tahun 1992 tentang Perkoperasian.

Baca Juga: 8 Tantangan Kopdes Merah Putih: Menjawab Jalan Terjal Menuju Keadilan Ekonomi

Menurut data dari Kementerian Koperasi dan UKM Republik Indonesia, jumlah koperasi aktif di Indonesia per tahun 2024 mencapai lebih dari 127.000 unit, namun hanya sekitar 51% yang tergolong sehat dan aktif menjalankan prinsip-prinsip koperasi.

Rendahnya tingkat partisipasi anggota menjadi salah satu penyebab utama lemahnya daya saing koperasi-koperasi tersebut.

Dengan semakin banyaknya anggota, seperti yang terjadi di Kopdes/Kel Merah Putih, maka transparansi dan akuntabilitas koperasi akan semakin meningkat.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Abdul Rifai

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Prabowo Tegaskan Komitmen Rakyat dan Keamanan Nasional

Selasa, 2 September 2025 | 19:20 WIB
X