ORLANDO,METROSELEBES.COM-Menjelang akhir paruh pertama tahun ini, pasar keuangan berada dalam ketidakpastian, menunggu dampak dari berakhirnya masa jeda tarif "resiprokal" Amerika Serikat pada 9 Juli. Namun di balik optimisme yang mendominasi, para investor kini mulai bertanya-tanya: jika arah kebijakan Federal Reserve ternyata lebih hawkish dari yang diperkirakan, siapa yang akan paling merasakan "sakitnya"?. Dikutip dari Reuters pada Kamis (26/06/2025).
Baca Juga: Era Baru Ketegangan Global: Dari Asia Selatan hingga Timur Tengah, Dunia di Ambang Eskalasi Militer
Optimisme pasar saat ini tergolong tinggi. Proyeksi pertumbuhan ekonomi AS terus meningkat, estimasi laba S&P 500 tahun depan mencapai 14%, aktivitas merger dan akuisisi kembali menggeliat, dan indeks saham global mencetak rekor tertinggi. Konflik singkat 12 hari antara Iran dan Israel hanya memberi jeda sejenak pada reli yang telah berlangsung hampir tiga bulan sejak Presiden Donald Trump memberlakukan tarif "Hari Pembebasan" pada 2 April lalu.
Namun, di balik pandangan yang tampak cerah ini, para analis memperingatkan adanya risiko "pain trades" — situasi di mana investor yang terlalu percaya diri dalam satu arah perdagangan tiba-tiba mengalami pembalikan harga tajam, memaksa banyak pihak keluar secara bersamaan.
Tiga Perdagangan Paling Padat Posisi
Menurut survei manajer dana global Bank of America edisi Juni, tiga posisi perdagangan paling "ramai" saat ini adalah:
Baca Juga: Kilmar Abrego Akan Diadili dan Dideportasi Lagi, Tapi Bukan ke El Salvador
1. Long emas (dipilih oleh 41% responden)
2. Long saham teknologi “Magnificent Seven” seperti Nvidia, Microsoft, Meta, Apple, Amazon, Alphabet, dan Tesla (23%)
Artikel Terkait
Transformasi 20 Tahun Jessica Wongso Tuai Sorotan, Netizen Dibuat Tak Percaya
Revolusi Hijau Energi Nasional: Presiden Resmikan 379,7 MW EBT Serentak di 15 Provinsi
Misi Sekolah Rakyat Permanen: KSP Kawal Transformasi Pendidikan Prabowo
Petani Tak Lagi Dijajah Tengkulak, Kopdes Merah Putih Buka Jalan Harga Adil
Desa Bangkit dari Sunyi: Koperasi Menjadi Mesin Penggerak Baru
MK Pisahkan Pemilu Nasional-Daerah: Strategi Baru Demi Demokrasi Berkualitas
Ekosistem Mandiri, Solusi Baru Pemerintah Atasi Ketergantungan Bantuan
MK Akhiri “Pemilu 5 Kotak”: Nasional dan Lokal Resmi Terpisah Mulai 2029
Kilmar Abrego Akan Diadili dan Dideportasi Lagi, Tapi Bukan ke El Salvador
Era Baru Ketegangan Global: Dari Asia Selatan hingga Timur Tengah, Dunia di Ambang Eskalasi Militer