JAKARTA, METROSELEBES.COM – Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Letjen TNI (Purn) AM Putranto melakukan peninjauan lapangan ke sejumlah lokasi penting dalam upaya mengawal program prioritas Presiden Prabowo Subianto.
Salah satu titik strategis yang dikunjungi adalah lahan yang direncanakan untuk pembangunan gedung permanen Sekolah Rakyat, sebagai bentuk nyata komitmen pemerintah terhadap pemerataan akses pendidikan berkualitas.
Peninjauan ini turut mencakup evaluasi kesiapan dapur MBG (Makan Bergizi Gratis) yang menjadi bagian dari inisiatif pemenuhan gizi siswa, sekaligus mendukung tujuan pendidikan yang holistik.
Baca Juga: Revolusi Hijau Energi Nasional: Presiden Resmikan 379,7 MW EBT Serentak di 15 Provinsi
Dalam kunjungan tersebut, Letjen Putranto menyatakan pentingnya peningkatan sarana belajar permanen agar siswa di seluruh Indonesia tidak hanya mendapatkan pendidikan, tapi juga tempat belajar yang layak dan nyaman.
“Program Sekolah Rakyat permanen bukan hanya tentang bangunan, tapi tentang masa depan anak-anak bangsa,” ujarnya.
Langkah ini merupakan bagian dari upaya mengawal langsung visi Presiden terpilih Prabowo Subianto dalam bidang pendidikan dan kesejahteraan sosial.
Baca Juga: Transformasi 20 Tahun Jessica Wongso Tuai Sorotan, Netizen Dibuat Tak Percaya
Prabowo sebelumnya menegaskan bahwa reformasi pendidikan dasar dimulai dari akses yang adil, infrastruktur memadai, serta gizi yang cukup bagi siswa.
Menurut data dari Kementerian Pendidikan, lebih dari 21 ribu sekolah di Indonesia masih dalam kondisi rusak atau tidak layak.
Pembangunan gedung permanen Sekolah Rakyat akan menargetkan daerah-daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) untuk memutus rantai ketimpangan pendidikan.
Baca Juga: Koperasi Merah Putih Tekan Permainan Harga, LPG Subsidi Kini Lebih Murah dan Transparan
Kunjungan KSP ini diharapkan menjadi titik awal dari pelaksanaan program yang tepat sasaran, berkelanjutan, dan menyentuh kebutuhan masyarakat secara langsung, terutama dalam konteks pendidikan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia.
Artikel Terkait
Unhan RI Genjot Gizi Anak Lewat Posyandu Bhayangkara: Strategi Wujudkan Generasi Emas 2045
China-Taiwan Memanas: Perang Narasi Sejarah dan Klaim Kedaulatan Kian Tajam
Ridwan Kamil Gugat Balik Lisa Mariana Rp105 Miliar, Tuding Ada Kampanye Penghancuran Reputasi
Gus Muhaimin Perintahkan Razia Pesantren Abal-Abal, Fokus Jabar Jadi Prioritas Awal
Zohran Mamdani Menang Telak, Siap Jadi Wali Kota Muslim Pertama di New York
Akuisisi Raksasa: Mars Kantongi Restu AS untuk Caplok Kellanova, Eropa Mulai Selidiki Risiko Kenaikan Harga
Hakim AS Tolak Gugatan Penulis terhadap Meta dalam Kasus Pelanggaran Hak Cipta oleh AI
Koperasi Merah Putih Tekan Permainan Harga, LPG Subsidi Kini Lebih Murah dan Transparan
Transformasi 20 Tahun Jessica Wongso Tuai Sorotan, Netizen Dibuat Tak Percaya
Revolusi Hijau Energi Nasional: Presiden Resmikan 379,7 MW EBT Serentak di 15 Provinsi