JAKARTA, METROSELEBES.COM – Dalam langkah besar menuju revolusi hijau dan kemandirian energi nasional, Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto secara daring meresmikan proyek pembangkit listrik berbasis Energi Baru Terbarukan (EBT) secara serentak di 15 provinsi.
Agenda ini juga dibarengi dengan peningkatan produksi minyak sebesar 30.000 barel per hari di Blok Cepu, sebagai bagian dari strategi energi nasional jangka panjang.
Peresmian ini merupakan wujud komitmen pemerintah untuk berdikari di sektor energi dan mewujudkan cita-cita Indonesia dalam mencapai kemandirian energi secara berkelanjutan.
Baca Juga: Transformasi 20 Tahun Jessica Wongso Tuai Sorotan, Netizen Dibuat Tak Percaya
Berdasarkan data dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, total kapasitas proyek EBT yang diresmikan Presiden mencapai 379,7 megawatt (MW).
Rinciannya, 351,9 MW berasal dari Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) dan 27,8 MW dari Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS).
Presiden dalam sambutannya menekankan pentingnya pengelolaan kekayaan alam nasional secara bijak dan berkelanjutan.
Baca Juga: Koperasi Merah Putih Tekan Permainan Harga, LPG Subsidi Kini Lebih Murah dan Transparan
Hal ini, menurut Presiden, menjadi fondasi penting untuk menjamin ketersediaan energi bagi generasi mendatang secara efisien dan ekonomis.
Data dari IESR (Institute for Essential Services Reform) juga menguatkan langkah ini.
Laporan tahun 2024 menyebut bahwa percepatan pemanfaatan EBT mampu mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap energi fosil dan menurunkan emisi gas rumah kaca sebesar 29% pada 2030.
Baca Juga: Hakim AS Tolak Gugatan Penulis terhadap Meta dalam Kasus Pelanggaran Hak Cipta oleh AI
Dengan peresmian proyek energi hijau ini, Indonesia tidak hanya memperkuat ketahanan energi dalam negeri, tetapi juga menunjukkan keseriusannya dalam transisi energi bersih untuk masa depan yang lebih berkelanjutan.***
Artikel Terkait
Jokowi Disebut Tak Jadi Maju Jadi Caketum PSI, Kaesang: Masa Anak Sama Bapak Saingan
Unhan RI Genjot Gizi Anak Lewat Posyandu Bhayangkara: Strategi Wujudkan Generasi Emas 2045
China-Taiwan Memanas: Perang Narasi Sejarah dan Klaim Kedaulatan Kian Tajam
Ridwan Kamil Gugat Balik Lisa Mariana Rp105 Miliar, Tuding Ada Kampanye Penghancuran Reputasi
Gus Muhaimin Perintahkan Razia Pesantren Abal-Abal, Fokus Jabar Jadi Prioritas Awal
Zohran Mamdani Menang Telak, Siap Jadi Wali Kota Muslim Pertama di New York
Akuisisi Raksasa: Mars Kantongi Restu AS untuk Caplok Kellanova, Eropa Mulai Selidiki Risiko Kenaikan Harga
Hakim AS Tolak Gugatan Penulis terhadap Meta dalam Kasus Pelanggaran Hak Cipta oleh AI
Koperasi Merah Putih Tekan Permainan Harga, LPG Subsidi Kini Lebih Murah dan Transparan
Transformasi 20 Tahun Jessica Wongso Tuai Sorotan, Netizen Dibuat Tak Percaya