Sara Duterte menjadi pejabat tinggi kelima dalam sejarah Filipina yang menghadapi proses pemakzulan. Dari seluruh kasus sebelumnya, hanya satu yang berakhir dengan vonis bersalah — yaitu mantan Ketua Mahkamah Agung Renato Corona. Kasus lain seperti Presiden Joseph Estrada bahkan dihentikan di tengah jalan.
Baca Juga: Pemerintah Kucurkan Dana Rp277 Miliar untuk Timnas Indonesia, Warganet Soroti Transparansi Anggaran
Sidang ini juga berlangsung hanya tiga hari setelah berakhirnya masa sidang terakhir Senat saat ini. Sebanyak 12 senator baru akan bergabung pada pertemuan berikutnya bulan Juli. Meski telah mengajukan permohonan ke Mahkamah Agung untuk membatalkan dakwaan dengan alasan bermotif politik, Duterte harus tetap menghadapi proses yang berjalan.
"Proses pemakzulan tidak boleh dijadikan senjata politik untuk membungkam atau menyingkirkan lawan," tegas pernyataan dari kantor Wakil Presiden. "Ini adalah mekanisme konstitusional, bukan alat politik."
Baca Juga: Pemerintah Resmi Cabut Izin Usaha Tambang Empat Perusahaan di Raja Ampat
Sidang pemakzulan ini akan menjadi ujian besar terhadap kekuatan hukum dan konstitusi Filipina, serta menunjukkan apakah negara ini dapat menempatkan kepentingan rakyat di atas ambisi politik.
Artikel Terkait
Pemerintah Resmi Cabut Izin Usaha Tambang Empat Perusahaan di Raja Ampat
Prabowo Cabut Izin Tambang di Raja Ampat, Langkah Tegas Lindungi Konservasi Alam Papua
BSU 2025 Resmi Diluncurkan, Cek 5 Syarat Wajib Agar Tak Ketinggalan Bantuan
Pemerintah Kucurkan Dana Rp277 Miliar untuk Timnas Indonesia, Warganet Soroti Transparansi Anggaran
Terkait Dugaan Korupsi Laptop Rp9,9 Triliun, Nadiem Makarim Siap Kooperatif dan Tegaskan Sikap Antikorupsi
Ini 3 Alasan Presiden Prabowo Cabut Izin Tambang 4 Perusahaan di Raja Ampat
Izin Tambang PT Gag Nikel di Raja Ampat Tak Dicabut, Bahlil Klaim Aman dan Sesuai Amdal
Sertifikat Tanah Tak Lagi Ribet! Ini Daftar Dokumen Wajib yang Harus Disiapkan Pemohon"
Eks Menteri Kelautan Era SBY Jadi Sosok di Balik Izin Tambang PT KSM yang Dicabut Prabowo
Sekkot Kota Palu Hadiri Sosialisasi Peluang Kerja Luar Negeri Bersama Menteri P2MI