Mahkamah Agung, yang saat ini memiliki mayoritas konservatif 6-3, telah menjadi arena penting dalam pertarungan hukum terkait senjata api di Amerika Serikat. Dalam beberapa dekade terakhir, Mahkamah telah menguatkan hak kepemilikan senjata dalam putusan besar tahun 2008, 2010, dan 2022. Dalam putusan tahun 2022, Mahkamah memperketat kriteria pembatasan senjata dengan mengharuskan aturan senjata selaras dengan "tradisi sejarah regulasi senjata api di AS".
Baca Juga: Dapat Uang Tunai dan 20 Kg Beras! Ini Kejutan dari Program Kartu Sembako
Meski demikian, Mahkamah juga menegakkan larangan atas senjata "ghost guns" pada Maret lalu, namun sebelumnya membatalkan larangan federal terhadap perangkat "bump stock" yang memungkinkan senjata semi-otomatis menembak seperti senjata otomatis.
Putusan terbaru ini mencerminkan kehati-hatian Mahkamah dalam memilih kasus yang akan diambil, di tengah tekanan politik dan sosial yang tinggi terkait isu kekerasan senjata di Amerika Serikat.
Artikel Terkait
Masyarakat Diajak Berpendapat demi Masa Depan Beras Fortifikasi yang Lebih Bergizi
Dapat Uang Tunai dan 20 Kg Beras! Ini Kejutan dari Program Kartu Sembako
Tiba-Tiba Dapat 20 Kg Beras dan Uang Tunai! Ini Rahasia Bantuan Baru Pemerintah yang Bikin Kaget Warga
Pemerintah Gelontorkan Rp24 Triliun untuk Liburan Murah dan Perlindungan Sosial
Stimulus Ekonomi Jumbo Diluncurkan, Liburan dan Bantuan Sosial Jadi Prioritas Pemerintah
Zero Tolerance for Integrity, NFA Siap Jadi Garda Terdepan Swasembada Pangan"
Pemerintah Gelontorkan Rp24,44 Triliun untuk Dorong Konsumsi Domestik, Sri Mulyani: Target Pertumbuhan Kuartal II Tetap 5%
Diskon Transportasi Besar-Besaran di Musim Liburan, Pemerintah Dorong Pergerakan Masyarakat
Pasar Global Bergejolak: Saham AS Turun, Dolar Melemah di Tengah Ketegangan Dagang dan Ketidakpastian Ekonomi
Pemerintah Gelontorkan BSU Rp300 Ribu untuk 17,3 Juta Pekerja Bergaji Rendah dan Guru Honorer