Baca Juga: Usulan Damai dari AS Ditolak Israel, Peluang Perdamaian Sirna?
Putusan pengadilan ini memunculkan pertanyaan baru mengenai kelanjutan arah kebijakan perdagangan AS, terutama dalam menyikapi ketegangan dagang dengan mitra strategis seperti China, Uni Eropa, dan negara-negara Amerika Latin.
Sementara Gedung Putih bersiap mengajukan banding, pelaku usaha dan pengamat perdagangan global kini menanti apakah langkah hukum itu akan membalikkan keputusan yang telah menghapus sebagian besar warisan tarif era Trump. ***
Artikel Terkait
Dari Lapangan Hijau ke Jalan Hidayah: Sisi Lain Ragnar Oratmangoen
200 Personel Polresta Palu Diterjunkan Amankan Gereja Dan Tempat Wisata Selama Libur Panjang
Ahmad Ali Soroti Hasil Seleksi Akpol Polda Sulteng: Tidak Ada Satupun Putra Daerah Lolos
Kementerian Ketenagakerjaan Terbitkan SE Larangan Diskriminasi Rekrutmen, Menaker: Perusahaan Harus Lebih Adil dan Transparan
Syarat Batas Usia Masih Diperbolehkan Dalam Loker, Ini Ketentuan Lengkapnya Menurut SE Menaker
KPK Usut Dugaan Korupsi Perizinan TKA di Kemenaker, Rp53 Miliar Diduga Mengalir Sejak 2019
Presiden Prabowo Dampingi Emmanuel Macron Kunjungi Candi Borobudur, Simbol Eratnya Diplomasi RI–Prancis
Yusril Bantah Isu Perundingan Rahasia RI–Israel Terkait OECD: Tak Pernah Ada Pertemuan
God Bless Bakal Guncang GBK Sebelum Laga Penentu Timnas Indonesia vs China
Kemendagri Tegaskan Pendidikan Gratis Harus Jalan, Tapi Sesuai Kapasitas Fiskal Daerah