KAIRO,METROSELEBES.COM-Sebuah sumber pejabat Palestina yang dekat dengan Hamas mengungkapkan bahwa kelompok tersebut telah menyetujui usulan gencatan senjata di Gaza yang disebut-sebut berasal dari utusan khusus Amerika Serikat, Steve Witkoff, Senin (26/05/2025).
Baca Juga: Kunjungan Bersejarah Raja Charles III ke Kanada, Tegaskan Dukungan di Tengah Ambisi Trump
Namun, klaim tersebut langsung dibantah oleh pihak Israel dan oleh Witkoff sendiri, yang menegaskan bahwa kesepakatan tersebut bukan berasal darinya dan dianggap "tidak dapat diterima".
Menurut sumber Palestina yang diwawancarai Reuters, proposal itu mencakup pembebasan 10 sandera Israel secara bertahap dan penghentian pertempuran selama 70 hari, serta penarikan sebagian pasukan Israel dari Jalur Gaza.
Usulan tersebut diterima Hamas melalui jalur mediasi internasional. Selain itu, Israel disebut akan membebaskan sejumlah tahanan Palestina, termasuk ratusan orang yang menjalani hukuman penjara jangka panjang.
Namun, seorang pejabat Israel dengan tegas menolak kesepakatan itu, menyatakan bahwa "tidak ada pemerintahan yang bertanggung jawab" yang bisa menerima usulan semacam itu. Ia juga menekankan bahwa proposal tersebut tidak sesuai dengan yang pernah diajukan oleh Steve Witkoff.
Baca Juga: Sekab Teddy Sebut Presiden Prabowo Dukung Papua Nugini Bergabung Dengan ASEAN
Witkoff sendiri turut membantah bahwa kesepakatan itu berasal darinya. Dalam pernyataannya, ia mengatakan, "Apa yang saya lihat sangat tidak dapat diterima, dan itu bukan proposal yang saya buat."
Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, dalam sebuah pesan video yang dipublikasikan di media sosial, menyatakan harapan akan ada perkembangan terkait perang melawan Hamas dan pembebasan sandera, “hari ini, dan jika tidak hari ini maka besok.” Namun, kantor Netanyahu belum memberikan komentar resmi terkait video tersebut.
Baca Juga: Raja Charles Kunjungi Kanada: Simbol Dukungan di Tengah Isu Aneksasi oleh Trump
Artikel Terkait
FKPT Sulteng dan Fakultas Hukum Untad Bahas Multikulturalisme dalam Perspektif HAM
25 Hari Operasi Pekat Tinombala, Polda Sulteng Tangkap 78 Pelaku dan Ungkap 27 Kasus Premanisme
Menteri Budi Arie Jawab Kritik Soal Koperasi Merah Putih: 'Ini Monopoli Rakyat, Bukan Oligarki
Update Kebakaran Kodim 1307/Poso: Dua Unit Mobil Pemadam dan Aparat Keamanan Berupaya Padamkan Api
Inilah Penyebab Kebakaran Kodim 1307/Poso, Api Pertama Kali Dilihat Oleh Warga
Raja Charles Kunjungi Kanada: Simbol Dukungan di Tengah Isu Aneksasi oleh Trump
Sekab Teddy Sebut Presiden Prabowo Dukung Papua Nugini Bergabung Dengan ASEAN
ASN Tangguh, Negara Maju: PPPK Kemenag Tahap I 2024 Resmi Dilantik
Anwar Ibrahim Soroti Terobosan dalam Krisis Myanmar dan Serukan Persatuan ASEAN Hadapi Ancaman Tarif AS
Kunjungan Bersejarah Raja Charles III ke Kanada, Tegaskan Dukungan di Tengah Ambisi Trump