PALU, METROSELEBES.COM – Politisi Nasional asal Sulawesi Tengah, Ahmad Ali, menyampaikan kekecewaannya terhadap hasil pengumuman seleksi Akademi Kepolisian (Akpol) Polda Sulawesi Tengah.
Ahmad Ali mengungkapkan keheranannya karena dari 11 orang yang dinyatakan lolos ke tahap dua seleksi, tidak satu pun berasal dari putra daerah Sulawesi Tengah.
Baca Juga: 146 Peserta Lolos Rikkes Tahap I Siap Lanjut Seleksi Polri di Polda Sulteng
Hal itu disampaikan Ahmad Ali melalui unggahan di akun Facebook pribadinya pada Jumat, 30 Mei 2025.
Politisi Nasdem ini menilai fenomena tersebut sebagai peringatan penting bagi pemerintah daerah agar tidak sembarangan dalam menerbitkan surat keterangan domisili dua tahun sebagai salah satu syarat seleksi.
“Dari 11 orang yang dinyatakan lulus untuk ikut seleksi tahap dua, tidak ada satu orang pun putra Sulawesi Tengah. Ini peringatan buat kita semua, terutama pemerintah daerah,” tulis Ahmad Ali.
Baca Juga: 25 Hari Operasi Pekat Tinombala, Polda Sulteng Tangkap 78 Pelaku dan Ungkap 27 Kasus Premanisme
Menurutnya, aturan yang diatur dalam Peraturan Kapolri (Perkap) sebenarnya memberi peluang bagi daerah untuk mengirimkan putra-putri terbaiknya sebagai perwakilan dalam seleksi Akpol.
Namun hal itu, kata Ahmad Ali, menjadi tidak optimal karena lemahnya komitmen pemerintah daerah dalam menjaga otentisitas domisili calon peserta.
“Pemerintah daerah tidak memiliki komitmen yang sama untuk memprioritaskan anak daerah mewakili Sulteng, karena mengobral izin domisili dua tahun," tegasnya.
Ahmad Ali menyebut banyak calon peserta yang mengikuti seleksi di Polda Sulteng adalah mereka yang sebenarnya tidak pernah berdomisili di wilayah Sulteng.
Baca Juga: Wali Kota Hadianto Dianugerahi Gelar Bapak UMKM Pada Pelantikan Kadin Kota Palu
Oleh karena itu, ia meminta agar ke depan mekanisme penerbitan surat domisili harus diperketat dan hanya diberikan kepada mereka yang benar-benar telah tinggal di Sulawesi Tengah sesuai keterangan yang valid.
Politisi kawakan Sulteng ini berharap, peristiwa serupa tidak terulang kembali agar putra-putri asli Sulawesi Tengah mendapatkan kesempatan yang lebih luas dalam mewakili daerah di tingkat nasional.
Artikel Terkait
Presiden Prabowo Raih Kepercayaan Tertinggi, Bukti Awal Kepemimpinan Berbuah Positif
GPM Juni 2025: Serbuan Harga Pangan Murah, Solusi Jitu Jelang Iduladha
Langkah Strategis Perkuat Ekonomi Lokal: Kopdes Merah Putih Balai Gadang Diresmikan di Padang
Palu Waterfront Street Food Siap Saingi Baruga, Kawasan Kuliner Kreatif Terpanjang di Sulawesi Tengah
Debut di Forum Keamanan Asia, Menhan AS Pete Hegseth Usung Visi Baru dan Tantang Pengaruh Tiongkok
Tak Hanya Tajam di Lapangan, Inilah Sisi Lain Nicolas Jackson
Google Mulai Jual Langsung Pixel di India, Siapkan Toko Fisik Pertama di Luar AS
Dari Lapangan Hijau ke Jalan Hidayah: Sisi Lain Ragnar Oratmangoen
Kemenkop UKM Buka Lowongan Pendamping Koperasi Modern, Gaji Dari Rp8 Juga Hingga Rp20 Juta
200 Personel Polresta Palu Diterjunkan Amankan Gereja Dan Tempat Wisata Selama Libur Panjang