Trump Umumkan Tarif 15% untuk Impor Korea Selatan, Disertai Investasi Raksasa $350 Miliar di AS

photo author
Moh. Nurfiansyah, Metro Selebes
- Kamis, 31 Juli 2025 | 09:57 WIB
Kontainer pengiriman terlihat di Pelabuhan Pyeongtaek, Pyeongtaek, Korea Selatan, 15 April 2025. Source FOTO: REUTERS
Kontainer pengiriman terlihat di Pelabuhan Pyeongtaek, Pyeongtaek, Korea Selatan, 15 April 2025. Source FOTO: REUTERS

WASHINGTON/SEOUL,METROSELEBES.COM- Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada Rabu (30/07/2025) mengumumkan kesepakatan dagang baru dengan Korea Selatan yang mencakup penetapan tarif impor sebesar 15% serta paket investasi besar dari Seoul senilai $350 miliar untuk proyek-proyek di AS.

Baca Juga: Mercedes-Benz Terpukul Tarif Trump, Laba Operasi Anjlok di 2025

Kesepakatan ini diumumkan setelah Trump bertemu dengan pejabat tinggi Korea Selatan di Gedung Putih, hanya dua hari sebelum tenggat 1 Agustus yang ia tetapkan sendiri untuk menaikkan tarif bagi sejumlah negara. Dengan perjanjian ini, tarif untuk produk Korea Selatan – yang sebelumnya terancam mencapai 25% – berhasil ditekan pada level 15%.

 

Trump menyebut perjanjian tersebut sebagai “kesepakatan dagang penuh dan lengkap” dengan Korea Selatan. Ia juga mengungkapkan bahwa Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung akan melakukan kunjungan resmi ke Gedung Putih dalam dua pekan ke depan.

 

Investasi Jumbo dan Komitmen Energi

 

Sebagai bagian dari kesepakatan, Korea Selatan berjanji menanamkan investasi sebesar $350 miliar di Amerika Serikat. Dari jumlah itu, $150 miliar dialokasikan untuk kemitraan pembangunan kapal, sementara $200 miliar lainnya diarahkan ke sektor semikonduktor, tenaga nuklir, baterai, dan bioteknologi, menurut Kim Yong-beom, kepala kebijakan di kantor kepresidenan Korea Selatan.

Baca Juga: PT Vale Umumkan Susunan Direksi dan Komisaris Baru, Perkuat Transformasi Strategis

Selain itu, Seoul juga menyetujui pembelian produk energi dari AS senilai $100 miliar, termasuk gas alam cair (LNG). Menteri Perdagangan AS Howard Lutnick menyebut pembelian energi tersebut akan direalisasikan dalam 3,5 tahun ke depan.

 

Dampak bagi Industri dan Perdagangan

 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Moh. Nurfiansyah

Sumber: Reuters

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X