Trump Umumkan Tarif 15% untuk Impor Korea Selatan, Disertai Investasi Raksasa $350 Miliar di AS

photo author
Moh. Nurfiansyah, Metro Selebes
- Kamis, 31 Juli 2025 | 09:57 WIB
Kontainer pengiriman terlihat di Pelabuhan Pyeongtaek, Pyeongtaek, Korea Selatan, 15 April 2025. Source FOTO: REUTERS
Kontainer pengiriman terlihat di Pelabuhan Pyeongtaek, Pyeongtaek, Korea Selatan, 15 April 2025. Source FOTO: REUTERS

Dengan tarif baru ini, ekspor mobil Korea Selatan ke AS akan dikenakan bea masuk 15%, sedangkan produk semikonduktor dan farmasi mendapat perlakuan setara dengan negara lain. Namun, produk baja, aluminium, dan tembaga tidak tercakup dalam kesepakatan sehingga tetap dikenakan tarif sebelumnya.

Baca Juga: Harga Produk Sehari-hari di AS Naik Imbas Tarif Trump, P&G hingga Nestle Tertekan

Meski Trump menyatakan hambatan non-tarif pada produk pertanian akan dihapus, Korea Selatan menegaskan pasar beras dan daging sapi tetap tertutup bagi impor dari AS.

 

Respons Seoul dan Latar Belakang

 

Presiden Lee Jae Myung, yang baru menjabat Juni lalu, menyebut kesepakatan ini sebagai langkah penting yang menghilangkan ketidakpastian ekspor Korea Selatan. “Kami telah melewati rintangan besar,” tulis Lee dalam unggahan di Facebook.

 

Kesepakatan ini juga datang di tengah meningkatnya tekanan setelah Jepang lebih dulu mencapai kesepakatan serupa dengan Washington untuk menurunkan tarif ke 15% awal bulan ini.

Baca Juga: Pinjaman Koperasi Kini Lebih Selektif: Ini Syarat Lengkap Berdasarkan PMK No. 49/2025

Di sisi korporasi, perusahaan Korea Selatan bergerak cepat memanfaatkan momentum. Samsung Electronics menandatangani kontrak senilai $16,5 miliar dengan Tesla untuk pasokan chip, sementara LG Energy Solution menyepakati kerja sama senilai $4,3 miliar untuk baterai sistem penyimpanan energi Tesla.

 

Walau teks lengkap perjanjian belum dipublikasikan, langkah ini dipandang sebagai awal dari babak baru hubungan ekonomi AS-Korea Selatan, sekaligus menjadi ujian awal kepemimpinan Presiden Lee dalam menghadapi tekanan perdagangan global.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Moh. Nurfiansyah

Sumber: Reuters

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X