MP Materials Gandeng Pemerintah AS dalam Kesepakatan Miliaran Dolar untuk Lawan Dominasi China di Pasar Logam Tanah Jarang

photo author
Moh. Nurfiansyah, Metro Selebes
- Jumat, 11 Juli 2025 | 10:20 WIB
Pemandangan fasilitas penambangan di tambang logam tanah jarang MP Materials di Mountain Pass, California, AS, 30 Januari 2020. Foto diambil pada 30 Januari 2020. Source FOTO: REUTERS
Pemandangan fasilitas penambangan di tambang logam tanah jarang MP Materials di Mountain Pass, California, AS, 30 Januari 2020. Foto diambil pada 30 Januari 2020. Source FOTO: REUTERS

Selama ini, ketergantungan terhadap China cukup tinggi, bahkan perusahaan tambang MP pernah mengirimkan sebagian besar bijih tanah jarangnya ke China untuk diproses. Saham terbesar sebelumnya dipegang oleh perusahaan China, Shenghe Resources, yang memiliki sekitar 8% saham di MP. Namun, setelah pembelian saham preferen senilai $400 juta dan pemberian waran oleh DoD, kepemilikan AS akan meningkat menjadi 15%.

 

MP sendiri telah menyatakan akan menghentikan pengiriman logam tanah jarang ke China sejak April lalu.

Baca Juga: Trump Ingin Bangun ‘Riviera of the Middle East’, Netanyahu Usul Relokasi Warga Gaza ke Negara Tetangga

“Kita sedang memenuhi kebutuhan penting bagi keamanan nasional, sembari tetap mempertahankan pendekatan perusahaan publik yang terbuka,” kata CEO MP, James Litinsky dalam panggilan dengan investor.

 

Sebagai tambahan, MP akan membangun fasilitas produksi magnet kedua di AS, yang disebut sebagai “10X Facility” di lokasi yang belum diumumkan. Seluruh produksi dari fasilitas ini dijamin akan dibeli oleh pelanggan pertahanan dan komersial selama 10 tahun ke depan. MP juga menyatakan bahwa JPMorgan dan Goldman Sachs akan memberikan pinjaman senilai $1 miliar untuk mendanai pembangunan fasilitas tersebut.

Baca Juga: Pimpinan KPK Mengaku Sedih, Persepsi Publik Terhadap Korupsi di Malaysia Dinilai Lebih Baik dari Indonesia

Tak hanya itu, MP juga akan menambahkan fasilitas pemisahan logam tanah jarang berat di tambang Mountain Pass, California, yang akan didukung dengan pinjaman $150 juta dari Departemen Pertahanan.

 

Langkah besar ini menjadi sinyal kuat bahwa AS serius mengurangi ketergantungan pada China untuk pasokan logam tanah jarang dan memperkuat fondasi industri strategis dalam negeri.

 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Moh. Nurfiansyah

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X