WASHINGTON/BRUSSELS,METROSELEBES.COM-Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali mengguncang peta perdagangan dunia dengan mengumumkan serangkaian tarif baru kepada tujuh mitra dagang minor pada Rabu (9/7), selagi negosiasi perdagangan dengan Uni Eropa memasuki tahap krusial. Langkah ini menyusul pengenaan tarif besar-besaran terhadap negara-negara besar Asia awal pekan ini dan menandai titik tertinggi tarif AS sejak tahun 1934. Seperti dikutip dari Reuters pada Kamis (10/07/2025).
Baca Juga: Anggaran Boleh Naik, Tapi Keadilan Harus Ditegakkan: Seruan dari Timur Indonesia
Dalam unggahannya di platform media sosial Truth Social, Trump menyatakan bahwa mulai 1 Agustus, AS akan memberlakukan tarif sebesar 20% atas barang-barang dari Filipina, 30% atas barang dari Sri Lanka, Aljazair, Irak, dan Libya, serta 25% terhadap Brunei dan Moldova.
Meski belum mengirimkan surat resmi ke Uni Eropa, Trump sebelumnya mengatakan bahwa ia akan mengeluarkan sedikitnya tujuh pemberitahuan tarif pada Rabu pagi, dan kemungkinan menambah lebih banyak lagi di sore harinya. Tarif tersebut merupakan kelanjutan dari 14 surat yang telah dikirimkan sebelumnya, termasuk bea masuk 25% terhadap Jepang dan Korea Selatan — dua pemasok utama AS. Semua tarif dijadwalkan berlaku mulai 1 Agustus, kecuali jika tercapai kesepakatan dagang sebelumnya.
Tak hanya itu, Trump juga telah memberlakukan tarif sebesar 50% untuk tembaga impor dan mengisyaratkan bahwa bea masuk atas semikonduktor dan produk farmasi akan segera diumumkan. Gelombang tarif mendadak ini menimbulkan kekhawatiran di kalangan pelaku bisnis global dan memperburuk ketidakpastian ekonomi dunia.
Baca Juga: Mahkamah Agung AS Izinkan Trump Lanjutkan Rencana PHK Massal Pegawai Federal
Negosiasi Maju dengan Uni Eropa
Di tengah derasnya tekanan tarif, Trump mengungkapkan bahwa negosiasi dengan Uni Eropa dan China "berjalan dengan baik". Ia menyebut bahwa hubungan perdagangan dengan blok Eropa kini jauh lebih positif dibandingkan sebelumnya.
"Mereka memperlakukan kita dengan sangat buruk sebelumnya, tapi sekarang sangat baik. Seperti dunia yang berbeda," ujar Trump.
Artikel Terkait
Mercedes Benz Hadir Dengan Konsep Futuristik, Gabungkan Teknologi Canggih dan Gaya Hidup Modern
Investasi Gagal? Sejumlah Kantor OMC Ditutup di Daerah Sulawesi Tengah
Wakil Wali Kota Palu Terima Kunjungan Mister Miss Sulawesi Tengah, Siap Bersinergi Promosikan Daerah
5 Alasan Konsumen Diminta Jangan Terburu-Buru Beli Mobil Listrik: Dari SPKLU Langka Hingga Biaya Baterai Selangit
Viral! Anak Pedagang Es Keliling Diterima di ITB, Rumah Penuh Trofi Sejak SD
Menteri Agama Buka Peluang Haji dan Umrah Pakai Kapal Laut
Ketegangan Tarif AS dan Konflik Perbatasan Bayangi Pertemuan Menlu ASEAN di Malaysia
Penjualan Global Porsche Turun di Semester Pertama 2025, Pasar China Jadi Pemicu Utama
Mahkamah Agung AS Izinkan Trump Lanjutkan Rencana PHK Massal Pegawai Federal
Anggaran Boleh Naik, Tapi Keadilan Harus Ditegakkan: Seruan dari Timur Indonesia