Menteri Agama Buka Peluang Haji dan Umrah Pakai Kapal Laut

photo author
REDAKSI, Metro Selebes
- Rabu, 9 Juli 2025 | 06:24 WIB
Ilustrasi foto ibadah Haji - Menag Nasaruddin Umar sebut ada kemungkinan berangkat haji dan umrah lewat jalur laut.  (Foto : Unsplash/Ömer F. Arslan)
Ilustrasi foto ibadah Haji - Menag Nasaruddin Umar sebut ada kemungkinan berangkat haji dan umrah lewat jalur laut. (Foto : Unsplash/Ömer F. Arslan)

JAKARTA, METROSELEBES.COM – Ibadah haji dan umrah dari Indonesia selama ini identik dengan perjalanan menggunakan pesawat terbang.

Namun, Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar membuka wacana baru yang mengejutkan yakni kemungkinan perjalanan ibadah ke Tanah Suci menggunakan kapal laut.

Pernyataan itu disampaikan Menag dalam peluncuran State of the Global Islamic Economy (SGIE) Report 2024/2025 dan peringatan satu dekade Indonesia Halal Lifestyle Center (IHLC) di kantor Bappenas, Jakarta, Selasa, 8 Juli 2025.

Baca Juga: DPR Siap Kawal Tahun Sidang 2024–2025: Fokus Pengangguran, Haji 2025, dan Aturan Ojek Online

“Digagas ke depan kami kira sangat prospektif memperkenalkan umrah dan haji melalui kapal laut,” ujar Nasaruddin.

Ia menambahkan bahwa pihaknya sudah melakukan pembicaraan awal dengan sejumlah pejabat di Arab Saudi terkait hal ini.

Bila sarana dan prasarana mendukung, jalur laut bisa menjadi alternatif perjalanan ibadah dengan biaya yang jauh lebih terjangkau.

Baca Juga: Bantah Isu Pemangkasan Kuota Haji Indonesia Tahun 2026, Menteri Agama: Tidak Pernah Dibahas

“Kalau memang itu persyaratannya terpenuhi, peluangnya sudah dibangun sekarang, itu terbuka,” ungkapnya.

Menurut Nasaruddin, jika konsep ini berhasil diwujudkan, Indonesia maupun negara Asia lainnya berpotensi besar memanfaatkan jalur laut untuk mengakses ibadah haji dan umrah, layaknya Mesir atau negara kawasan Timur Tengah.

Di sisi lain, Arab Saudi saat ini tengah gencar melakukan inovasi dan modernisasi dalam sistem pelayanannya.

Menteri Agama juga menyebut pendekatan pemerintah Saudi semakin terbuka dan bersifat bisnis, bahkan menggandeng konsultan dari Amerika Serikat untuk mengembangkan strategi jangka panjang.

Baca Juga: BP Haji Ungkap Kronologi Munculnya Isu Pemangkasan 50 Persen Kuota Haji 2026, Singgung Kinerja Kemenag

“Saudi Arabia ini sekarang pendekatannya sangat bisnis, dengan konsultan dari Amerika, ini betul-betul memanfaatkan potensi geografisnya,” ujar Nasaruddin.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Mahful Haruna

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Prabowo Tegaskan Komitmen Rakyat dan Keamanan Nasional

Selasa, 2 September 2025 | 19:20 WIB
X