Khamenei Muncul di Hadapan Publik Usai Perang Udara Iran-Israel, Tegaskan Iran Tak Akan Menyerah

photo author
Moh. Nurfiansyah, Metro Selebes
- Minggu, 6 Juli 2025 | 22:37 WIB
Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, menghadiri upacara untuk memperingati Asyura, hari paling suci dalam kalender Muslim Syiah, di Teheran, Iran, pada 5 Juli 2025. Source FOTO: REUTERS
Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, menghadiri upacara untuk memperingati Asyura, hari paling suci dalam kalender Muslim Syiah, di Teheran, Iran, pada 5 Juli 2025. Source FOTO: REUTERS

DUBAI,METROSELEBES.COM-Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, akhirnya tampil di hadapan publik pada Sabtu (5/7), setelah hampir tiga minggu menghindari sorotan selama konflik bersenjata udara antara Iran dan Israel yang menewaskan sejumlah komandan militer serta ilmuwan nuklir Iran. Seperti dikutip dari Reuters pada Minggu (06/07/2025).

Baca Juga: Otomotif Cina Melesat: Bagaimana Chery, BYD, dan Zeekr Menyalip GM, VW, dan Tesla

Penampilan Khamenei yang ditayangkan melalui televisi pemerintah menunjukkan dirinya menghadiri upacara keagamaan untuk memperingati Asyura—hari paling suci dalam kalender Islam Syiah—di sebuah aula tempat sering digelarnya acara kenegaraan di Teheran.

 

Dalam video tersebut, puluhan orang tampak berdiri dan melantunkan doa saat Khamenei memasuki ruangan, menjadi momen publik pertamanya sejak perang udara dimulai pada 13 Juni lalu.

 

Selama berlangsungnya konflik, Khamenei diketahui tidak tampil secara langsung dan hanya menyampaikan pesan-pesan melalui rekaman video yang disiarkan oleh media pemerintah. Langkah ini diyakini diambil demi alasan keamanan, menyusul laporan bahwa ia sempat dipindahkan ke "lokasi aman" sejak awal pecahnya perang.

Baca Juga: Rencana ETF Tesla Ditunda Usai Elon Musk Umumkan Pembentukan Partai Politik Baru

Dalam salah satu pernyataan rekaman yang ditayangkan pada 26 Juni, Khamenei dengan tegas menyatakan bahwa Iran tidak akan menyerah terhadap tekanan Amerika Serikat, termasuk seruan Presiden Donald Trump yang mendesak Iran untuk menghentikan perlawanan.

 

“Bangsa Iran tidak akan tunduk, tidak sekarang, tidak di masa depan,” tegas Khamenei dalam pernyataannya saat itu.

Baca Juga: BRICS Tunjukkan Kekuatan Baru di Rio: Serukan Reformasi Tata Dunia dan Kritik Proteksionisme AS

Kemunculan Khamenei di tengah publik menandai upaya pemerintah Iran untuk menunjukkan stabilitas dan kendali pasca-serangan udara intensif yang menargetkan infrastruktur militer serta ilmiah negara tersebut. Hingga kini, situasi antara Teheran dan Tel Aviv masih belum menunjukkan tanda-tanda mereda, meski sejumlah pihak internasional telah menyerukan deeskalasi.

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Moh. Nurfiansyah

Sumber: Reuters

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X