ABUJA,METROSELEBES.COM-Kepala Staf Pertahanan Nigeria, Jenderal Christopher Musa, menyerukan pembangunan pagar di sepanjang perbatasan negara dengan empat tetangganya sebagai langkah tegas untuk mengatasi masuknya kelompok bersenjata yang semakin mengancam stabilitas nasional.
Baca Juga: Museum Marketing Kelas Dunia Lahir di Indonesia: Inovasi BUMN Jadi Sorotan Global
Berbicara dalam sebuah konferensi keamanan di ibu kota Abuja pada Selasa, Jenderal Musa menekankan pentingnya pengelolaan perbatasan yang efektif. Ia mengutip contoh sukses pembangunan pagar di perbatasan Pakistan-Afghanistan dan Arab Saudi-Irak sebagai acuan untuk langkah serupa di Nigeria.
Baca Juga: Operasi Cap Tikus: Polisi Bongkar Pabrik Miras Ilegal di Hutan Sula
“Manajemen perbatasan sangatlah krusial. Negara lain dengan tingkat ancaman serupa telah mengambil langkah ini demi keamanan nasional mereka,” ujar Musa.
Ini adalah kali pertama seorang pejabat tinggi Nigeria secara terbuka mengusulkan pembangunan pagar sebagai solusi terhadap ancaman lintas batas. Nigeria saat ini berbatasan langsung dengan Republik Niger, Kamerun, Benin, dan Chad — negara-negara yang juga menghadapi gelombang serangan militan di kawasan Sahel.
Baca Juga: Prabowo Tegaskan “Jangan Mencuri dari Rakyat”: Seruan Tegas untuk Pemimpin Bangsa
Nigeria telah lama bergulat dengan pemberontakan berdarah yang dipelopori oleh Boko Haram dan afiliasinya, Islamic State West Africa Province (ISWAP), terutama di wilayah timur laut. Gelombang kekerasan ini telah menewaskan ribuan orang dan memaksa jutaan lainnya mengungsi dari rumah mereka.
Pemerintah Nigeria menilai infiltrasi pejuang asing menjadi salah satu faktor utama yang memperpanjang krisis. Perbatasan terpanjang Nigeria dengan Kamerun—sepanjang 1.975 km—terletak di zona konflik Boko Haram. Nigeria juga berbagi 1.500 km perbatasan dengan Niger dan 85 km dengan Chad.
Jenderal Musa menegaskan bahwa kekayaan dan sumber daya Nigeria membuat negara ini menjadi incaran banyak pihak.
Artikel Terkait
Istana Angkat Bicara Soal Isu Reshuffle Kabinet, Tegaskan Hak Prerogatif Presiden
Fahri Hamzah Tegaskan Rumah Subsidi Minimal Tipe 36: Sesuai Standar Layak Huni dan SDGs
Menkes Budi Gunadi: Kasus Covid-19 Naik Lagi, Tapi Bukan Varian Mematikan
Kemendikdasmen Menuai Apresiasi Nasional: Bukti Nyata Komitmen RAMAH dan Reformasi Birokrasi
Sekolah Rakyat Jadi Solusi Akses Pendidikan Anak Marjinal: M. Qodari Tinjau Langsung Sarana di STIS
Presiden Baru Korea Selatan, Lee Jae-myung, Janji Selamatkan Demokrasi dan Ekonomi dari Jurang Krisis
Menteri Pariwisata Tanamkan Spirit Bangga Melayani Bangsa kepada 285 CPNS Baru
Prabowo Tegaskan “Jangan Mencuri dari Rakyat”: Seruan Tegas untuk Pemimpin Bangsa
Operasi Cap Tikus: Polisi Bongkar Pabrik Miras Ilegal di Hutan Sula
Museum Marketing Kelas Dunia Lahir di Indonesia: Inovasi BUMN Jadi Sorotan Global