PALU, METROSELEBES.COM – Mal Pelayanan Publik (MPP) kembali menunjukkan semangat inklusifnya dengan peresmian 13 unit baru secara daring oleh Menteri PANRB, Rini Widyantini, termasuk MPP Banggai Laut di Sulawesi Tengah.
Peresmian ini menaikkan total MPP di Indonesia dari 272 menjadi 285 unit, menyasar wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan, Terluar) demi memastikan layanan publik merata hingga pelosok negeri .
Di antara 13 lokasi yang diresmikan adalah Kabupaten Nagan Raya (Aceh), Lima Puluh Kota (Sumbar), Natuna (Kepri), Ogan Ilir (Sumsel), Belitung Timur, Lampung Timur, Garut, Blitar, Bengkayang, Barito Selatan, Tanah Laut, Hulu Sungai Tengah, dan Banggai Laut .
Peresmian ini bukan sekadar seremoni. Menteri Rini menekankan bahwa MPP harus menghadirkan negara di tengah rakyat, memberikan pelayanan cepat, ramah, dan akuntabel lewat transformasi digital, koordinasi lintas lembaga, serta mini MPP di wilayah terpencil.
Baca Juga: Dorong Percepatan pLPendirian Koperasi Merah Putih, DPD Kunjungi DPMD Jawa Barat
Hal senada ditegaskan di Blitar, di mana Wali Kota menyebut MPP sebagai “pelayanan publik yang cepat, mudah, dan bebas drama” .
Lebih jauh, di Banggai Laut, Bupati Sofyan Kaepa telah lebih dulu meletakkan fondasi inovatif ini pada April 2025.
Dengan fasilitas modern seperti antrean digital, layanan kependudukan, izin usaha, BPJS, imigrasi, dan polisi dalam satu atap, MPP di kabupaten ini menjadi solusi nyata untuk membebaskan warga dari birokrasi panjang yang melelahkan .
Secara nasional, jumlah 285 MPP kini mencakup sekitar 56% dari 508 kabupaten/kota di seluruh 38 provinsi. Empat provinsi—DIY, Jateng, Banten, dan Bali—telah mencapai 100% cakupan MPP.
Baca Juga: Tiga Pilar Kopdes Merah Putih dapat berjalan optimal
Kementerian juga menargetkan seluruh daerah sudah memiliki MPP pada 2025-2029, sejalan dengan RPJMN .
Inilah poin-poin pentingnya:
Jumlah MPP naik: 272 → 285, dengan penambahan 13 unit, termasuk Banggai Laut.
MPP di 3T diperkuat lewat digitalisasi dan sistem mini-MPP untuk memudahkan akses masyarakat di kawasan terpencil.
Artikel Terkait
Mimpi Gaji Tinggi Berujung Jerat: Waspada Penipuan Berkedok Kerja di Luar Negeri
Kampus Bhinneka Tangguh Unhan RI Diresmikan, Jadi Pilar Pendidikan Patriotik Masa Depan
Trump Umumkan Kesepakatan Dagang Baru: China Suplai Mineral Langka, AS Buka Pintu bagi Mahasiswa Tiongkok
Filantropi Militer: Menelusuri Jejak Kemanusiaan D.I. Pandjaitan di Tengah Dinamika Patriotisme Kontemporer
Dari London ke Washington: Ketidakpastian Dagang Bayangi Laporan Inflasi AS
Sterling Mendekati Puncak, Tapi Fiskal Inggris Di Ujung Tanduk?
Deklarasi dan MoU Lawan TPPO, Target 10.000 Pekerja Migran Legal!
Rachel Reeves Umumkan Rencana Anggaran Ambisius: Fokus pada Kesehatan, Pertahanan, dan Infrastruktur demi Prioritas Rakyat Pekerja
Tiga Pilar Kopdes Merah Putih dapat berjalan optimal
Dorong Percepatan pLPendirian Koperasi Merah Putih, DPD Kunjungi DPMD Jawa Barat