Dorong Percepatan pLPendirian Koperasi Merah Putih, DPD Kunjungi DPMD Jawa Barat

photo author
Abdul Rifai, Metro Selebes
- Rabu, 11 Juni 2025 | 21:51 WIB
Aanya Rina Casmayanti atau yang akrab disapa Teh Aanya, mendorong percepatan pendirian Koperasi Merah Putih (KMP) di seluruh desa di Jawa Barat sebagai langkah strategis yang bukan sekadar program seremonial. (Instagram dpdri)
Aanya Rina Casmayanti atau yang akrab disapa Teh Aanya, mendorong percepatan pendirian Koperasi Merah Putih (KMP) di seluruh desa di Jawa Barat sebagai langkah strategis yang bukan sekadar program seremonial. (Instagram dpdri)

 

BOGORMETROSELEBES.COM - Upaya pembebasan masyarakat desa dari belenggu ketergantungan rentenir dan pinjaman online kini mendapat angin segar.

Anggota DPD RI asal Jawa Barat, Aanya Rina Casmayanti atau yang akrab disapa Teh Aanya, mendorong percepatan pendirian Koperasi Merah Putih (KMP) di seluruh desa di Jawa Barat sebagai langkah strategis yang bukan sekadar program seremonial.

Menurut Teh Aanya, kehadiran Koperasi Merah Putih diharapkan mampu menjadi solusi konkret dalam mengatasi masalah finansial yang kerap menjerat petani serta pelaku UMKM di desa.

Baca Juga: Koperasi Desa Merah Putih: Solusi Ekonomi Rakyat yang Tumbuh dari Akar Desa

Dengan adanya KMP, masyarakat desa tak lagi terjebak dalam jeratan tengkulak maupun beban bunga tinggi pinjaman online.

Teh Aanya mengapresiasi peran aktif Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Jawa Barat yang berkolaborasi dengan pemerintah kabupaten/kota dalam mewujudkan target pendirian KMP di 5.311 desa hingga puncak peringatan Hari Koperasi pada 12 Juli 2025.

Namun, Teh Aanya menyoroti adanya kendala di beberapa daerah, seperti Kota Depok yang dinilai masih menghadapi tantangan dalam pembentukannya.

Baca Juga: Tiga Pilar Kopdes Merah Putih dapat berjalan optimal

"Hari Koperasi tinggal hitungan hari. Saya yakin Dinas bisa menyelesaikan persoalan miskomunikasi dengan Pemkot Depok. Koperasi ini harus berdiri serentak," tegas Teh Aanya.

Lebih lanjut, Teh Aanya menekankan bahwa KMP harus dijalankan secara profesional dan berkelanjutan. Pengelolaan KMP perlu ditunjang oleh sumber daya manusia (SDM) yang berintegritas, infrastruktur yang memadai, modal yang cukup, serta strategi bisnis yang jelas dan terukur.

Dalam pernyataannya, Teh Aanya menegaskan, "Koperasi Merah Putih harus menjadi legacy, bukan sekadar prasasti. Ini era baru, di mana desa menjadi pusat pembangunan. Jangan biarkan program ini tinggal nama tanpa hasil nyata."***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Abdul Rifai

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Prabowo Tegaskan Komitmen Rakyat dan Keamanan Nasional

Selasa, 2 September 2025 | 19:20 WIB
X