JAKARTA, METROSELEBES.COM - Mayor Jenderal TNI Dr. Priyanto, S.I.P., M.Si., M.(Han), dosen tetap di Program Studi Strategi Perang Semesta Fakultas Strategi Pertahanan Universitas Pertahanan Republik Indonesia (Unhan RI), berhasil meraih Juara II dalam Lomba Esai Kepahlawanan D.I. Pandjaitan tingkat nasional yang diselenggarakan oleh DIP Institute Jakarta.
Kompetisi ini merupakan bagian dari peringatan 100 tahun kelahiran Pahlawan Revolusi Mayor Jenderal Anumerta D.I. Pandjaitan yang digelar pada Rabu (11/6).
Dalam karya ilmiahnya yang berjudul “Filantropi D.I. Pandjaitan: Warisan Kemanusiaan Seabad”, Mayjen TNI Dr. Priyanto menghadirkan refleksi mendalam tentang dimensi filantropi dan kemanusiaan dari sosok D.I. Pandjaitan.
Baca Juga: Kampus Bhinneka Tangguh Unhan RI Diresmikan, Jadi Pilar Pendidikan Patriotik Masa Depan
Priyanto menekankan bahwa nilai-nilai integritas moral tinggi dan dedikasi kemanusiaan dari pahlawan revolusi tersebut melampaui konteks militeristik, dan menjadi inspirasi dalam narasi sejarah yang menjunjung tinggi kebajikan universal.
Lebih dari sekadar kompetisi akademik, lomba esai ini mencerminkan urgensi literasi sejarah dalam pembentukan identitas kebangsaan yang kritis, inklusif, dan berdasar pada pengetahuan.
Dalam konteks akademik, esai menjadi wadah reflektif yang menghubungkan memori kolektif bangsa dengan tantangan zaman kini, sembari menumbuhkan karakter patriotik yang kontekstual.
Lomba ini terbuka bagi peserta dari berbagai latar belakang, mulai dari pelajar sekolah dasar hingga kalangan militer dan akademisi.
Dengan pendekatan multidisipliner dan lintas generasi, kompetisi ini dirancang untuk memperluas partisipasi dan membangun narasi kebangsaan yang lebih holistik dan relevan dalam dinamika sosial masa kini.***
Artikel Terkait
AS dan Tiongkok Capai Kesepakatan Awal: Perang Dagang Mereda, Ekspor Mineral Kritis Dilonggarkan
Indeks Saham India Diprediksi Menguat, Didukung Optimisme Perdagangan Global
Harga Emas Naik di Tengah Ketidakpastian Perdagangan AS-China, Pasar Menanti Data Inflasi AS
Taktik Baru ICE Dikecam: Target Penangkapan Harian Tiga Kali Lipat, Warga Tak Berdokumen Jadi Sasaran Acak
Mentan Amran Targetkan Swasembada Gula 2028-2030
Deklarasi Bersih dari Korupsi: Kemenkop Kawal 80.000 Kopdes Merah Putih dengan Integritas
Los Angeles Mencekam: Aksi Protes Imigrasi Meluas, Trump Kirim Marinir dan National Guard
Mimpi Gaji Tinggi Berujung Jerat: Waspada Penipuan Berkedok Kerja di Luar Negeri
Kampus Bhinneka Tangguh Unhan RI Diresmikan, Jadi Pilar Pendidikan Patriotik Masa Depan
Trump Umumkan Kesepakatan Dagang Baru: China Suplai Mineral Langka, AS Buka Pintu bagi Mahasiswa Tiongkok