DETROIT,METROSELEBES.COM-Para produsen mobil berlomba-lomba mendorong penjualan kendaraan listrik (EV) sebelum insentif pajak federal Amerika Serikat senilai $7.500 resmi dihentikan pada akhir September 2025. Potensi berakhirnya subsidi yang selama ini menjadi daya tarik utama pembeli membuat banyak pihak memprediksi lonjakan pembelian EV dalam waktu dekat.
Baca Juga: Yusril Klarifikasi Isu Gibran Akan Berkantor di Papua: Tidak Benar, Hanya Badan Khususnya Saja
Tesla, salah satu pemimpin pasar kendaraan listrik, telah memasang pengumuman besar di laman resminya: “Kredit Pajak Federal $7.500 Akan Berakhir. Ambil Kendaraan Anda Sebelum 30 September 2025.” Sementara itu, Ford Motor memperpanjang program pemasangan pengisi daya rumah secara gratis hingga akhir September untuk menarik minat pembeli baru.
Penghapusan insentif ini merupakan bagian dari legislasi anggaran besar yang telah disahkan oleh Kongres AS. Selain menghentikan kredit untuk EV baru, kredit senilai $4.000 untuk kendaraan listrik bekas juga akan ditiadakan. Subsidi tersebut telah memainkan peran penting dalam mendorong adopsi kendaraan listrik di AS dalam beberapa tahun terakhir.
Menurut Claire McDonough, Chief Financial Officer Rivian, saat ini adalah waktu yang tepat untuk mempertimbangkan pembelian EV. Ia juga menyebutkan bahwa Rivian sedang mempersiapkan berbagai insentif tambahan, termasuk penawaran pembiayaan khusus, setelah subsidi resmi dicabut.
Baca Juga: Gubernur Anwar Hafid: Integritas ASN Adalah Fondasi Utama Cegah Korupsi
Namun, para eksekutif otomotif khawatir hilangnya kredit pajak akan memicu penurunan tajam dalam penjualan EV, yang sudah mulai melambat setelah masa pertumbuhan pesat di awal dekade ini.
"Tanpa kredit pajak $7.500, permintaan pasti akan menurun," ujar CEO General Motors, Mary Barra, dalam sebuah acara akhir tahun lalu.
Sebuah studi gabungan dari Universitas California Berkeley, Duke, dan Stanford memperkirakan bahwa tanpa insentif ini, pendaftaran kendaraan listrik bisa anjlok hingga 27%.
Artikel Terkait
Anggaran Boleh Naik, Tapi Keadilan Harus Ditegakkan: Seruan dari Timur Indonesia
Trump Serang Perdagangan Global Lewat Gelombang Tarif Baru, EU Berlomba Capai Kesepakatan
Investor Desak Tesla Segera Tetapkan Jadwal RUPS Tahunan, Soroti Kepemimpinan Elon Musk dan Penurunan Kinerja
Koperasi Bangkit dari Pinggiran: 80 Ribu Koperasi Desa Disiapkan, Pemerintah Dorong Pelatihan Masif
Roy Suryo Bongkar Fakta Baru Usai Gelar Perkara Ijazah Jokowi: "Ada yang Masih Tertutup
Langkah Serentak Kopdes Merah Putih: 77.120 Unit Resmi Berbadan Hukum, Provinsi Hampir Rampung 100 Persen
Toyota Resmi Rilis Land Cruiser Hardtop 2025; Mobil Tangguh Legendaris Dengan Tampilan dan Desain Modern
Sulawesi Tengah Menuju Simpul Konektivitas Nasional: 1.000 Km Jalan Baru Dorong Ekonomi dan Wisata
Gubernur Anwar Hafid: Integritas ASN Adalah Fondasi Utama Cegah Korupsi
Yusril Klarifikasi Isu Gibran Akan Berkantor di Papua: Tidak Benar, Hanya Badan Khususnya Saja