SAN FRANCISCO,METROSELEBES.COM-Tesla Inc. (TSLA.O) mengumumkan telah menerima sejumlah proposal dari para pemegang saham terkait rencana perusahaan untuk berinvestasi di xAI, startup kecerdasan buatan milik CEO Elon Musk. Langkah ini menjadi sorotan tajam di tengah meningkatnya aktivitas pendanaan xAI dan dinamika internal Tesla yang penuh tantangan. Seperti dikutip dari Reuters pada Jumat (25/07/2025).
xAI, yang didirikan Musk tahun lalu, tengah menjadi sorotan setelah berhasil mengamankan pendanaan besar-besaran. Menurut Morgan Stanley, startup tersebut baru-baru ini memperoleh pendanaan utang sebesar $5 miliar dan investasi ekuitas strategis tambahan senilai $5 miliar. Namun, Musk telah menegaskan awal Juli lalu bahwa tidak akan ada merger antara Tesla dan xAI, meskipun ia menyatakan rencana untuk menggelar pemungutan suara pemegang saham terkait potensi investasi Tesla ke startup tersebut.
Langkah ini bukanlah yang pertama dari upaya integrasi Musk di antara perusahaannya. Pada Maret lalu, xAI mengakuisisi platform media sosial X senilai $33 miliar untuk memperkuat pelatihan chatbot-nya. Tak hanya itu, chatbot Grok buatan xAI juga telah mulai diintegrasikan ke dalam kendaraan Tesla, mencerminkan visi Musk untuk menciptakan ekosistem teknologi yang saling terhubung.
Baca Juga: Saat BYD Fokus Produksi, Tesla Masih Andalkan Sopir Manusia di Layanan Transportasi Bay Area
Namun, rencana investasi ini muncul di tengah tantangan berat yang dihadapi Tesla. Aktivitas politik Musk telah menuai kritik dan disebut-sebut mempengaruhi permintaan kendaraan listrik Tesla, yang berkontribusi pada penurunan harga saham perusahaan hingga 22% sepanjang tahun ini.
"Pemegang saham dipersilakan untuk mengajukan proposal apa pun yang mereka inginkan," ujar Musk dalam panggilan pendapatan kuartalan Tesla pada Rabu.
Tesla dijadwalkan menggelar rapat tahunan pemegang saham pada 6 November mendatang. Dalam pernyataannya, perusahaan menyebut bahwa sesuai dengan aturan Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC), hanya satu proposal untuk setiap topik yang akan dimasukkan dalam pernyataan kuasa (proxy statement).
Baca Juga: Kamboja Desak Gencatan Senjata Tanpa Syarat, Bentrokan Makin Memanas di Perbatasan dengan Thailand
Dewan direksi Tesla telah menetapkan tanggal 31 Juli sebagai batas akhir pengajuan proposal agar dapat dimasukkan ke dalam dokumen resmi rapat pemegang saham.
Artikel Terkait
Pembunuhan Sadis di Dubesi Gegerkan Warga, Motif Belum Terungkap
Bhabinkamtibmas Peraih Hoegeng Awards 2025 Akhirnya Bisa Bertugas Dekat Keluarga
Hyundai Motor Alami Penurunan Laba Q2, Peringatkan Dampak Lebih Besar dari Tarif AS di Kuartal Berikutnya
Nathalie Holscher Minta Maaf Usai Konten Parodi Bareng DJ Panda Dianggap Sindir Kehamilan Erika Carlina
Disukai Anak Muda, Yamaha Grand Filano Ternyata Masih Punya Kekurangan yang Jadi Sorotan Netizen
Kebersamaan TNI dan Warga Warnai Pembangunan Infrastruktur di TMMD ke-125 Kodim 0825/Banyuwangi
Investor Antusias Sambut Potensi Kesepakatan Dagang AS-Uni Eropa Jelang Tenggat Tarif 1 Agustus
Kamboja Desak Gencatan Senjata Tanpa Syarat, Bentrokan Makin Memanas di Perbatasan dengan Thailand
Saat BYD Fokus Produksi, Tesla Masih Andalkan Sopir Manusia di Layanan Transportasi Bay Area
Volkswagen Pangkas Proyeksi 2025 Setelah Terpukul Tarif $1,5 Miliar, Audi dan Porsche Alami Kerugian Besar