Tesla Uji Coba Layanan Robotaksi Bergaya Sopir Pribadi di California, Masih dengan Pengemudi Manusia

photo author
Moh. Nurfiansyah, Metro Selebes
- Minggu, 27 Juli 2025 | 08:02 WIB
Sebuah robotaksi Tesla melaju di jalan di sepanjang South Congress Avenue di Austin, Texas, Amerika Serikat, pada 22 Juni 2025. Source FOTO: REUTERS
Sebuah robotaksi Tesla melaju di jalan di sepanjang South Congress Avenue di Austin, Texas, Amerika Serikat, pada 22 Juni 2025. Source FOTO: REUTERS

CALIFORNIA,METROSELEBES.COM-Tesla mulai memperkenalkan tahap awal layanan robotaksi di wilayah Bay Area, California, dengan pendekatan yang berbeda dari pesaingnya. Melalui pembaruan perjanjian layanan kepada pengguna, perusahaan menyampaikan bahwa layanan ini akan dijalankan oleh pengemudi manusia yang mengoperasikan kendaraan menggunakan perangkat lunak Full Self-Driving (Supervised). Seperti dikutip dari Reuters pada Minggu (27/07/2025).

Baca Juga: AS Tutup Investigasi atas Insiden dan Perilaku Aneh Mobil Swakemudi Waymo

Menurut laporan Business Insider yang dikutip dari tangkapan layar pemberitahuan kepada pengguna, Tesla menyatakan bahwa perjalanan di California akan dijalankan "dengan pengemudi keselamatan menggunakan Full Self-Driving (Supervised), sesuai otorisasi dari California Public Utilities Commission (CPUC)." Di luar wilayah California, perjalanan dilakukan sepenuhnya secara otonom.

 

Berbeda dengan Waymo milik Alphabet yang telah memiliki izin untuk mengoperasikan kendaraan tanpa pengemudi, Tesla hingga kini belum memiliki, bahkan belum mengajukan izin serupa ke CPUC. Hal ini membuat Tesla masih bergantung pada pengemudi manusia dalam peluncuran awal di Bay Area.

Baca Juga: AS Tutup Investigasi atas Insiden dan Perilaku Aneh Mobil Swakemudi Waymo

Tesla disebut akan memanfaatkan varian dari perangkat lunak Full Self-Driving (Supervised) miliknya — sistem yang mampu menjalankan berbagai fungsi mengemudi namun tetap membutuhkan perhatian dan intervensi manusia saat diperlukan.

 

CEO Tesla Elon Musk mengatakan dalam pernyataan pendapatan minggu ini bahwa perusahaan tengah mengupayakan izin regulasi untuk meluncurkan layanan robotaksi di berbagai pasar, termasuk Bay Area. Sebagai bagian dari uji coba awal, Tesla telah memberi tahu CPUC bahwa mereka akan menawarkan layanan ini kepada "teman dan keluarga karyawan" serta "anggota publik yang dipilih," menggunakan izin yang memungkinkan pengemudi manusia mengangkut penumpang dalam kendaraan tradisional untuk layanan charter.

Baca Juga: Volkswagen Pangkas Proyeksi 2025 Setelah Terpukul Tarif ,5 Miliar, Audi dan Porsche Alami Kerugian Besar

Meski Tesla telah bertemu dengan pihak regulator, perusahaan belum mengajukan izin tambahan untuk memungut tarif atau menguji kendaraan tanpa pengemudi keselamatan. Langkah selanjutnya bagi Tesla adalah mengajukan lisensi CPUC untuk kendaraan otonom yang mengangkut penumpang dengan pengemudi keselamatan. Namun, sesuai peraturan otonom di California, perusahaan wajib terlebih dahulu menjalani tahap pilot — tanpa boleh mengenakan biaya kepada pelanggan.

 

Langkah Tesla ini menunjukkan strategi bertahap menuju layanan robotaksi sepenuhnya otonom, sembari menavigasi proses perizinan yang kompleks di negara bagian dengan aturan kendaraan otonom paling ketat di Amerika Serikat.

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Moh. Nurfiansyah

Sumber: Reuters

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X