JAKARTA, METROSELEBES.COM - Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menyerukan kepada seluruh pemerintah daerah (Pemda) untuk tidak ragu menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), termasuk Belanja Tidak Terduga (BTT), guna mendukung Pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih atau yang dikenal sebagai Kopdeskel Merah Putih.
Instruksi ini ditegaskan langsung oleh Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dalam bentuk surat resmi yang ditujukan ke seluruh kepala daerah.
Dukungan ini merupakan bagian dari program nasional untuk memperkuat struktur ekonomi desa melalui koperasi, yang diposisikan sebagai motor penggerak kemandirian desa dan kelurahan.
Baca Juga: Sinergi Merah Putih: Aturan Baru Buka Jalan Reformasi Koperasi Desa
“Melalui APBD dan BTT, Pemda didorong aktif menciptakan koperasi yang mampu menjadi fondasi ekonomi masyarakat desa,” kata Tito.
Langkah ini dinilai sejalan dengan semangat membangkitkan potensi desa dari bawah—sesuatu yang oleh Kemendagri disebut sebagai gerakan Bangkit dari Desa.
Menariknya, kebijakan ini membuka ruang fleksibilitas penggunaan dana tak terduga yang selama ini hanya digunakan untuk penanggulangan bencana atau kejadian luar biasa.
Baca Juga: Target 80 Ribu Koperasi Desa : Indonesia Bersiap Menuju Revolusi Koperasi 2025
Dengan konsep baru ini, dana BTT bisa digunakan secara strategis untuk membiayai pembangunan ekonomi produktif melalui koperasi desa.
Menteri Tito juga menyampaikan bahwa kolaborasi ini tidak hanya menjadi solusi jangka pendek, tetapi juga strategi jangka panjang dalam membangun ekonomi kerakyatan yang kuat dari tingkat paling bawah.
Sebagai catatan tambahan, langkah ini juga didukung oleh berbagai kementerian dan lembaga lain, termasuk Kementerian Desa dan Kementerian Koperasi dan UKM, yang menilai bahwa koperasi desa adalah tulang punggung ekonomi lokal yang terbukti tangguh, terutama di masa krisis.
Baca Juga: Prabowo Umumkan Gerakan Besar Ekonomi Desa: 80 Ribu Gudang dan Truk untuk Koperasi Desa
Untuk diketahui, Kopdeskel Merah Putih adalah program nasional yang mendorong setiap desa dan kelurahan memiliki koperasi sendiri dengan identitas nasional dan semangat gotong royong.
Artikel Terkait
Menteri Koperasi Tegaskan Komitmen Bangun Koperasi Merah Putih, Fokuskan pada Digitalisasi dan SDM
Desa Bisa Bikin Koperasi Sendiri dari Rumah? Begini Caranya Lewat Website Resmi Pemerintah!
Koperasi Desa Kini Bisa Sah Secara Hukum dari Rumah! Cek Cara Mudahnya Lewat Website Ini
Koperasi Desa Merah Putih Akan Didorong Biayai Beasiswa Pendidikan Warga Kurang Mampu
Dari Rakyat, oleh Rakyat, untuk Rakyat: Perjalanan Koperasi di Indonesia
Pemerintah Resmi Buka Pendaftaran Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, Cek Cara Daftarnya..!
9.835 Koperasi Merah Putih Siap Perkuat Ekonomi Desa, Pemerintah Targetkan Operasi Nasional Oktober 2025
Kolaborasi Koperasi dan Pariwisata! Strategi Baru Pemerintah Dorong Ekonomi Desa Lewat Koperasi Merah Putih
Sumpah Pemuda 2025 Akan Beda: Presiden Luncurkan 'Koperasi Desa Merah Putih', Apa Misinya?”
Dorong Pembangunan Ekonomi Desa, Kementerian Hukum Percepat Pengesahan Koperasi Merah Putih
Gerakan 80 Ribu Koperasi Desa: Revolusi Ekonomi dari Pinggiran yang Siap Mengguncang 2025
Langkah Merah Putih: Strategi Diam-Diam Pemerintah Tekan Biaya Notaris Koperasi Desa
Misi Merah Putih: Bergerak Cepat Bentuk Koperasi Desa Demi Kemandirian Ekonomi
Koperasi Desa Merah Putih Buka Lowongan? Ternyata Ini Fakta Mengejutkannya
Bagaimana Langkah Pemerintah Desa dan BPD dalam Mewujudkan Koperasi Merah Putih sebagai Pilar Kemandirian Ekonomi Desa? ini caranya
Prabowo Umumkan Gerakan Besar Ekonomi Desa: 80 Ribu Gudang dan Truk untuk Koperasi Desa
Target 80 Ribu Koperasi Desa : Indonesia Bersiap Menuju Revolusi Koperasi 2025
Sinergi Merah Putih: Aturan Baru Buka Jalan Reformasi Koperasi Desa